Advertisement
Cuaca Buruk, Dua Maskapai Penerbangan Batal Mendarat di Bandara El Tari Kupang
Ilustrasi mudik menggunakan pesawat / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KUPANG—Dua maskapai (pesawat) penerbangan batal mendarat di bandara El Tari Kupang akibat cuaca buruk berupa angin kencang yang terjadi di wilayah itu sejak Sabtu (4/1/2025) siang.
Humas PT Angkasa Pura Indonesia Bandara El Tari Kupang Bandara El Tari Kupang I Gusti Ngurah Yudi Saputra mengatakan dampak dari cuaca buruk yang terjadi di wilayah Kota Kupang sejak Sabtu (4/1) siang berupa hujan dan angin kencang. "Ada dua maskapai yang batal mendarat akibat angin kencang,” kata, Sabtu (4/1/2025)
Advertisement
BACA JUGA: Harga Tiket Pesawat Terbang Turun 10%
Dia mengatakan bahwa dua maskapai penerbangan itu adalah Lion Air dengan rute penerbangan Denpasar-Kupang dan Wings Air dengan rute penerbangan Larantuka-Kupang. “Kecepatan angin berkisar dari 8 hingga 23 knot sehingga kedua maskapai penerbangan itu mengubah arah untuk landing,” ujar dia.
Maskapai penerbangan Lion Air terpaksa mendarat di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin dan Wings Air mendarat di Maumere.
Dia menjelaskan bahwa Lion Air sendiri harusnya mendarat di Bandara El Tari pada pukul 12.55 WITA. Namun ketika hendak mendarat kecepatan angin tinggi membuat pilot mengubah arah landing.
Demikian juga dengan Wings Air, yang harusnya mendarat pukul 13.44 WITA namun harus mendarat di Maumere.
BMKG sendiri telah mengeluarkan peringatan dini akan cuaca yang terjadi di NTT khususnya di wilayah Kota Kupang.
Potensi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang disebut masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Kupang dan sekitarnya. Karena itu masyarakat diimbau untuk mewaspadai cuaca buruk yang terjadi di wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Dua Perahu Kandas Beruntun di Pantai Depok Bantul Empat Selamat
- Ketegangan Teluk Memanas, Iran Serukan Aliansi Baru
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
Advertisement
Advertisement







