Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Pemprov Jateng Raih Dua Penghargaan dari Kemenpan RB./ Ist
JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima dua penghargaan sekaligus dari Kementerian Pandayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Dua penghargaan tersebut meliputi kategori Instansi Pembina di lingkup provinsi dalam pelayanan publik dan kategori Inovasi kelompok berkelanjutan dalam pelayanan publik.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menpan-RB, Abdullah Azwar Annas kepada Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana pada acara Gebyar Pelayanan Prima Tahun 2024 di Hotel Sheraton Grand Jakarta, Selasa, 8 Oktober 2024.
“Penghargaan ini merupakan suatu kebanggaan bagi seluruh pegawai negeri sipil di Jateng. Kami berkoitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Nana.
Dikatakan Nana, penghargaan tersebut menambah motivasi bagi pemerintah provinsi Jateng dan kabupaten/kota untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurut dia, Inovasi pelayanan publik adalah salah satu strategi untuk mewujudkan pelayanan masyarakat yang berkualitas. Oleh karenanya, pelayanan tersebut harus mudah, murah, cepat, berkualitas dan akuntabel.
Kepala Biro Organisasi Kepegawaian Setda Provinsi Jateng, Dadang Soemantri menuturkan, penghargaan terkait dengan inovasi pelayanan publik dilaksanakan di Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Prof Dr Margono Soekarjo (Banyumas) dan RSUD Dr Rehatta (Jepara).
Inovasi yang dilakukan RSUD Prof Dr Margono Soekarjo meliputi pengembangan sistem persediaan obat/farmasi, sistem antrian layanan pasien, dan pengembangan sistem SMS Gateway menuju registrasi online.
BACA JUGA: Pengelolaan JDIH Pemprov Jateng Diapresiasi Kemenkum HAM
Sedangkan inovasi RSUD Dr Rehatta adalah perawatan luka kusta menyeluruh dengan garden healing, mentoring, dan kolaborasi yang terintegrasi.
"Ini bukti bahwa yang sudah dilaksanakan di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, di bawah kepemimpinan Bapak Pj Gubernur Nana Sujana sudah on the track. Kita terus melakukan mengembangkan untuk pelayanan terbaik bagi masyarakat," ucapnya.
Dadang berpendapat, penghargaan yang diperoleh menjadi penyemangat bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jateng, untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang mudah, cepat, dan berintegritas.
Pemprov Jateng pun terus mendorong pemerintah kabupaten/ kota untuk aktif berinovasi.
"Banyak hal yang sudah dilakukan dengan kabupaten/kota,” kata dia.
Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas mengatakan, sinergi dan kolaborasi antar instansi pemerintah sangat penting untuk dibangun. Tujuannya adalah memastikan bahwa reformasi birokrasi memberikan dampak nyata kepada masyarakat. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Bus wisata Taman Pintar tak lagi parkir di TKP Senopati. Pemkot Jogja menyiapkan drop zone di Sriwedani untuk memudahkan rombongan.
Kemenkop mengakui ada manajer Kopdes yang mundur karena penempatan jauh. Sekitar 1.900 manajer ditempatkan lintas provinsi.
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.