Advertisement
Pilkada Jateng Libatkan Pejabat Jenderal, Pangdam Diponegoro dan Kapolda Siap Lakukan Antisipasi
Ilustrasi Pilkada / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG—Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Ribut Hari Wibowo menegaskan wilayah Jateng harus aman, nyaman, dan kondusif selama pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak tahun 2024.
"Apa pun yang terjadi, Jawa Tengah harus aman, nyaman, dan kondusif," kata Ribut saat pelaksanaan gelar simulasi Sispamkota di Semarang, Kamis.
Advertisement
Menurut dia, dalam tahapan penanganan konflik sosial saat tahapan pilkada, terdapat aturan yang harus dipedomani oleh personel kepolisian.
Kapolda meminta seluruh personel untuk memedomani aturan dan tahapan dalam menangani kerusuhan massa. "Kita akan lindungi kepentingan masyarakat Jawa Tengah," katanya.
Sementara itu, Panglima Komando Daerah Militer IV/ Diponegoro Mayor Jenderal TNI Deddy Suryadi menambahkan latihan penanganan konflik sosial ini dalam rangka menjamin keamanan dan keselamatan selama tahapan Pilkada 2024. "Latihan ini sebagai bentuk antisipasi, namun mudah-mudahan tidak terjadi nantinya," katanya.
Oleh karena itu, kepada seluruh personel TNI, Polri, dan pemangku kepentingan terkait lainnya yang dilibatkan dalam pengamanan pilkada, Pangdam meminta untuk menggelorakan semangat pantang menyerah dan mengabdi untuk masyarakat Jawa Tengah.
Tahapan Pilkada 2024 telah diawali dengan pendaftaran bakal calon kepala daerah pada 27 hingga 29 Agustus. Pemungutan suara serentak rencananya akan dilaksanakan pada 27 November 2024.
BACA JUGA : PDIP Belum Bergerak, Popularitas Risma dan Andhika untuk Pilkada Jatim dan Jateng Tinggi
Sebagaimana diketahui pertarungan Pilkada Jateng melibatkan dua jendeal aktif dan sudah pensiun. Di antaranya Irjen Kementerian Perdagangan Komjen Pol Ahmad Luthfi dari Kepolisian dan Mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DPR Desak SKB Tiga Menteri Atasi 11 Juta PBI BPJS Nonaktif
- Gempa Donggala M4,1 Guncang Sulteng, BMKG Ungkap Penyebabnya
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
Advertisement
Pemkab Sleman Usulkan Varietas Sibrol Sembada ke Kementan
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Persik Kediri vs PSIM Jogja: Duel Amunisi Baru di Gresik
- 56.087 Peserta PBI Dinonaktifkan, Warga Gunungkidul Diminta Cek
- Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 13 Februari 2026, Ini Lokasinya
- Puting Beliung Terjang Pakansari, Liga 2 Tetap Jalan
- Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 13 Februari 2026
- Prakiraan Cuaca DIY 13 Februari 2026, Sleman Hujan Ringan
- Pelaku UMKM Didorong Aktif Pasarkan Produk via Digital
Advertisement
Advertisement







