Gelombang Panas Jerman Capai 41,3 Derajat, Rekor Baru Mengancam
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Petugas memperlihatkan rumah rusak akibat gempa di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (26/8/2024) malam. Antara/HO-Dokumentasi BPBD Kabupaten Karanganyar
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Gempa bumi yang terjadi Senin (26/8/2024), pukul 19.57 WIB di 95 kilometer barat daya Gunungkidul berdampah hingga Karanganyar, Jawa Tengah. Satu rumah dilaporkan rusak.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Hendro Prayitno di Karanganyar, Jawa Tengah, mengatakan rumah rusak yang terdampak gempa tersebut ada di Dusun Bendorejo, Desa Ngadiluwih, Kecamatan Matesih.
Rumah tersebut rusak di bagian dinding atas. Lapisan semen rumah ambrol akibat gempa. Meski demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Ia mengatakan BPBD Karanganyar langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga. Menurut dia, petugas BPBD langsung mengecek, mendata, dan melakukan tindakan.
BACA JUGA: Pakai Kirab Budaya, Besok Siang, Pasangan Joko-Rony Daftar ke KPU Bantul
"Jadi saat itu, pemilik rumahnya yang bernama Hartoyono sedang berada di depan televisi, tiba-tiba terjadi guncangan dan bergegas keluar rumah," katanya.
Setelah kembali ke dalam rumah, Hartoyono baru mengetahui ada beberapa bagian di rumahnya yang rusak. Terkait hal itu, dikatakannya, pemilik rumah sudah berkoordinasi dengan warga sekitar untuk melakukan kerja bakti membenahi kerusakan tersebut.
Meski demikian, pihak BPBD tetap melaporkan kejadian tersebut kepada bupati. "Hari ini kami koordinasi dengan Baznas berupaya membantu warga terdampak," katanya.
Sebelumnya, pada keterangan yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa dengan kekuatan 5.8 SR tersebut tidak berpotensi tsunami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.