Advertisement

Korban Tewas Akibat Longsor di Gorontalo Bertambah Jadi 23 Orang, 33 Masih dalam Pencarian

Newswire
Rabu, 10 Juli 2024 - 09:37 WIB
Ujang Hasanudin
Korban Tewas Akibat Longsor di Gorontalo Bertambah Jadi 23 Orang, 33 Masih dalam Pencarian Proses evakuasi salah satu jenazah korban longsor di Desa Tulabolo Kecamatan Suwawa Timur Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. - ANTARA - Zulkifli Polimengo.

Advertisement

Harianjogja.com, GORONTALO—Jumlah korban meninggal dunia akibat tanah longsor di kawasan tambang rakyat Desa Tulabolo Timur Kecamatan Suwawa Timur Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, bertambah mencapai 23 orang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo Hariyanto mengatakan data yang tercatat dan sudah terkonfirmasi pada Selasa pukul 23.00 WITA, total keseluruhan korban mencapai 173 orang.

Advertisement

"Rinciannya 23 orang meninggal dunia, yang selamat 81 orang, dan masih dalam pencarian sebanyak 33 orang," kata Hariyanto, Rabu (10/7/2024) dilansir Antara

Menurutnya korban yang selamat dari bencana tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (13/7) malam, sebagian besar mengalami luka-luka hingga patah tulang, dan saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Memasuki hari ke tiga setelah kejadian, jumlah tim SAR gabungan yang melakukan pencarian di lokasi telah bertambah, yakni hadirnya tim elit yang didatangkan khusus dari Basarnas Pusat hingga personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Sulawesi Utara.

BACA JUGA: Longsor Gorontalo: 8 Korban Tewas Ditemukan, 20 Hilang dalam Pencarian

Proses evakuasi yang sebelumnya memakan waktu dan tenaga ekstra, sudah lebih mudah dan cepat karena adanya bantuan Helikopter AW 169 Register 0-3304 milik Baharkam Polri yang didatangkan oleh Kapolda Gorontalo.

"Mengingat hari sudah gelap, proses pencarian di lokasi hingga evakuasi untuk sementara dihentikan dan mulai dilanjutkan kembali pagi hari ini," katanya.

Selain itu personel gabungan yang berada di Posko SAR Desa Tulabolo, juga terus mengumpulkan data dan informasi terkait jumlah hingga identitas dari para korban agar lebih memudahkan pihak keluarga yang mencari keberadaan anggota keluarganya.

Hariyanto mengatakan hingga saat ini sebagian besar wilayah Kecamatan Suwawa Timur Bone Bolango, masih diguyur hujan dengan intensitas sedang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Besok, Satpol PP dan DLH Bantul Tutup Paksa Lokasi Pemilahan dan Pembakaran Sampah Ilegal di Argosari, Sedayu

Bantul
| Senin, 15 Juli 2024, 10:17 WIB

Advertisement

alt

6 Destinasi Wisata Alam yang Wajib Dikunjungi di Bogor

Wisata
| Minggu, 14 Juli 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement