Pembangunan Gapura Pantai Baru Bantul Dikebut, Rampung November 2026
Gapura sekaligus TPR Pantai Baru Bantul ditargetkan rampung November 2026, mengusung konsep wisata kuliner seafood dengan ikon udang dan kepiting.
Belasan rumah di Desa Campakawarna, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tertimbun longsor sehingga 36 jiwa terpaksa mengungsi.ANTARA/Ahmad Fikri.
Harianjogja.com, CIANJUR—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bergerak cepat menangani longsor yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Campakamulya. Longsor tersebut menyebabkan kerusakan rumah warga sekaligus memutus jalur utama penghubung antar-kecamatan.
Kepala BPBD Cianjur, Iwan Karyadi, mengatakan bencana terjadi di empat desa, yakni Campakamulya, Campakawarna, Sukasirna, dan Cibanggala. Dari hasil pendataan sementara, terdapat enam titik longsor dengan dampak terparah di Desa Campakawarna.
“Sebanyak 15 rumah warga tertimbun material longsor, termasuk satu tempat ibadah. Tidak ada korban jiwa, namun 15 kepala keluarga atau 36 jiwa harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman,” ujar Iwan, Rabu (4/2/2026).
Ia menjelaskan, tiga titik longsor menimpa permukiman warga, sementara tiga titik lainnya menutup badan jalan utama yang menjadi akses tercepat menuju jalan kabupaten dan provinsi di wilayah selatan Cianjur.
Ketebalan material longsor di beberapa titik mencapai lebih dari satu meter, sehingga arus lalu lintas terhenti total. BPBD pun berkoordinasi dengan Dinas Permukiman dan Tata Ruang untuk menurunkan alat berat guna membuka kembali akses jalan.
“Alat berat sangat dibutuhkan karena material cukup tebal. Kami targetkan jalur utama bisa kembali dilalui sore ini agar warga tidak terisolasi dan aktivitas masyarakat bisa berjalan normal,” katanya.
Iwan menambahkan, proses evakuasi dan pembersihan dilakukan oleh petugas gabungan TNI, Polri, relawan, serta unsur pemerintah desa setempat.
Sementara itu, Camat Campakamulya, Acep Sopiandi, menyebut longsor dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama lebih dari empat jam.
Menurutnya, kondisi tanah di Campakamulya memang labil sehingga rawan terjadi pergerakan tanah saat curah hujan tinggi.
“Kontur wilayah kami sangat rentan longsor. Hujan deras membuat tebing di sejumlah titik runtuh dan menimbun rumah warga serta jalan utama,” ujarnya.
Hingga Rabu siang, proses penanganan darurat masih terus berlangsung sembari memastikan keselamatan warga yang mengungsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gapura sekaligus TPR Pantai Baru Bantul ditargetkan rampung November 2026, mengusung konsep wisata kuliner seafood dengan ikon udang dan kepiting.
Kementerian PU menangani kekeringan yang mengancam 141.440 ha sawah melalui pemompaan air dan perbaikan irigasi.
Budi Gunadi Sadikin masuk bursa calon Dirjen WHO bersama lima kandidat lain. Simak profil WHO dan proses pemilihan Dirjen WHO 2027.
Delegasi Indonesia walkout saat Netanyahu berpidato di PBB. Kemlu menyebut aksi itu sebagai solidaritas untuk Palestina dan protes diplomatik.
Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat mampu memilah informasi dan terhindar dari hoaks.
DPAD DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku Perubahan Kecil Dampaknya Besar untuk mendorong budaya membaca dan perubahan positif di masyarakat.