Advertisement
Gibran Tetap Selesaikan Tugas di Balai Kota Surakarta Seusai Putusan MK
Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka menyampaikan pandangannya saat Debat Keempat Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (21/1/2024). Debat Keempat Pilpres 2024 mengangkat tema terkait pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa. (ANTARA FOTO//M Risyal Hidayat - tom)
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO—Wakil Presiden Terpilih Periode 2024-2029 Gibran Rakabuming Raka tetap akan menyelesaikan pekerjaan sebagai Wali Kota Surakarta meski Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengeluarkan keputusan mengenai sengketa Pemilihan Presiden 2024.
"Saya untuk beberapa hari ke depan tetap fokus menyelesaikan tugas-tugas di Balai Kota Surakarta," katanya di Solo, Jawa Tengah, Senin (22/4/2024).
Advertisement
Pada kesempatan itu, ia juga sempat menyinggung pertemuannya dengan Perdana Menteri Inggris Raya periode 1997-2007 Tony Blair saat di Jakarta, minggu lalu.
Ia mengatakan pertemuan tersebut membahas mengenai artificial intelligence atau kecerdasan buatan. Ia juga sempat menyampaikan ke Tony bahwa Solo akan ada investasi AI.
"Sekali lagi sekarang semua orang bahas AI. Saya kemarin sampaikan di Solo akan ada investasi untuk AI. Beliau sangat senang," katanya.
Baca Juga
Usai Putusan MK, KPU Bakal Tetapkan Prabowo-Gibran Sebagai Presiden-Wapres Terpilih
Pengerahan ASN Dukung Prabowo-Gibran Tak Cukup Bukti, Berikut Putusan MK
Prabowo-Gibran Tidak Hadir di Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2024
Menurut dia, Tony cukup sering melakukan kunjungan ke Indonesia. Bahkan dalam setahun bisa 3-4 kali berkunjung ke Indonesia.
"Bukan cuma ke Jakarta, beliau muter dan punya tim di Tony Blair institut. Di sana anak-anak muda semua dan sangat concern soal AI," katanya.
Ia memastikan akan ada pertemuan lanjutan yang dilakukan keduanya.
"Sepertinya beliau akan kembali ke Indonesia untuk follow up pembicaraan kemarin," katanya.
Disinggung mengenai banyaknya pihak yang melirik Solo sebagai kota untuk investasi, dikatakannya, merupakan hasil kerja keras semua pihak.
"Ini kerja keras semua dinas, warganya. Bukan hanya investasi tapi juga pariwisata, dan lain-lain. Kalau nggak ada duekungan warga, keramahtamahan warga, keterbukaan warga, masalah toleransi enggak mungkin bisa di titik ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Dokter Peringatkan Risiko Penyakit Pekerja Lapangan Saat Banjir
- Sejumlah Negara di Eropa Imbau Warganya Tinggalkan Iran karena Protes
- Syafiq Ridhan Ali, Korban Hilang Gunung Slamet Ditemukan Meninggal
- KLH Siapkan Gugatan Triliunan Perusahaan Pemicu Banjir Sumatera
- Anwar Ibrahim Umumkan Malaysia Ikut Misi Kemanusiaan Gaza
Advertisement
Satpol PP Bantul Petakan Akomodasi Ilegal, Tunggu Dasar Penindakan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Fenomena Digital China, Sileme Rebranding Jadi Demumu
- Pedagang Pantai Sepanjang Keluhkan Parkir dan Air Bersih
- Film Horor Alas Roban Tayang 15 Januari, Angkat Ritual Mistik
- Waspada! Puluhan Sapi di Kulonprogo Bergejala PMK
- Dilema Truk Robot di China, Teknologi Canggih Hadapi Jalan Rusak
- Crane Proyek Kereta Cepat Thailand Ambruk, Kereta Terbelah 28 Tewas
- Mahasiswa BEM Nusantara DIY Geruduk DPRD, Tolak Pilkada Lewat DPRD
Advertisement
Advertisement




