Advertisement
Jumlah Pemudik pada Arus Balik di Pelabuhan Merak Meningkat
Foto udara sejumlah kendaraan terjebak macet di depan pintu masuk Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Minggu (7/4 - 2024). / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, BANTEN—Sebanyak 42.802 orang menyeberang dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Banten.
"Tercatat sebanyak 42.802 penumpang yang diseberangkan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menggunakan 31 kapal," ujar General Manager PT Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Merak Suharto dalam rilis data yang diterima di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Minggu (14/4/2024).
Advertisement
BACA JUGA: Meski Okupansi Hotel di Bantul Meningkat, Lama Inap Wisatawan Masih Rendah
Realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada hari ketiga setelah Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah tercatat menurun 10,3 persen dibandingkan realisasi periode yang sama pada 2023 lalu sebanyak 47.703 orang.
Selain penumpang, kendaraan roda dua yang diseberangkan pada hari yang sama mencapai 2.231 unit atau naik 32 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 1.691 unit.
Sedangkan kendaraan roda empat mencapai 5.339 unit atau turun 14 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 6.228 unit. Selain itu, sebanyak 567 unit truk dan 332 unit bus juga diseberangkan pada hari yang sama.
Selama pelayanan arus balik, pihaknya menyediakan sebanyak 66 kapal untuk melayani penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Ciwandan, maupun dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Panjang.
Sekretaris PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin saat ditemui di Pelabuhan Bakauheni menjelaskan layanan kapal penyeberangan ASDP berlangsung selama 24 jam setiap hari.
Untuk mencegah kepadatan penumpang maupun kendaraan di Pelabuhan, Shelvy mengimbau warga pengguna jasa penyeberangan agar datang ke pelabuhan sesuai dengan waktu keberangkatan yang dijadwalkan dalam tiket kapal.
BACA JUGA: Upaya Normalisasi Hubungan Diplomatik RI-Israel Dikecam GNPF dan PA 212
"Kami kembali lagi mengimbau kepada pengguna jasa, mohon bekerja sama agar membeli tiket sebelum tiba dan datang sesuai dengan tanggal yang ada di tiket," ujarnya.
ASDP telah memberlakukan kebijakan penghapusan masa berlaku tiket untuk 24 jam pertama selama periode 11-21 April 2024 atau selama masa arus balik Lebaran.
Dengan demikian Shelvy melanjutkan calon penumpang kapal tak perlu khawatir terhadap masa berlaku tiket sehingga tidak harus datang lebih awal ke pelabuhan yang bisa memicu kepadatan atau kemacetan kendaraan di pelabuhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Harga Plastik Naik Drastis, Pedagang dan UMKM Sleman Terpukul
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Prediksi Skor Real Madrid vs Bayern Perempat Final Liga Champions
- WFH ASN DIY Mulai Pekan Ini, Car Free Day Tetap Lanjut
- Makan Bersama Jadi Cara Unik Cegah Stunting di Gowongan
- Dukuh Gugat ke PTUN Seusai Dicopot, Warga Seloharjo Bela Lurah
- Baliho Aku Harus Mati Disorot IDAI, Bisa Berdampak pada Mental Remaja
- Banyak Tak Sadar Kekurangan Vitamin Ini Bisa Picu Risiko Diabetes
- OPINI: Demam Live Shopping dan Ilusi Pilihan Konsumen di Indonesia
Advertisement
Advertisement







