Advertisement
Longsor di Tol Bocimi, Mudik Sukabumi ke Bogor Biasanya 2 Jam Kini 6 Jam
Petugas memeriksa kondisi jalan tol yang amblas di ruas tol Bocimi KM 64, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (4/4/2024). Jalan tol Bocimi KM 64 yang amblas pada Rabu (3/4/2024) malam tersebut mengakibatkan satu mobil dan dua orang terperosok dan arus lalu lintas dari Jakarta menuju Sukabumi dialihkan ke pintu keluar tol Cigombong. - Antara - Henry Purba
Advertisement
Harianjogja.com, SUKABUMI—Arus mudik Lebaran 2024 melewati Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) terhambat. Waktu tempuh Sukabumi-Bogor Jawa Barat Pasca-bencana tanah longsor di Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) tepatnya di KM 64-600 Kecamatan Ciambar Kabupaten Sukabumi Jawa Barat mencapai rata-rata enam jam.
"Dari hasil laporan, rata-rata pemudik dari Sukabumi menuju Bogor atau sebaliknya menghabiskan waktu perjalanan mencapai enam jam. Ini terjadi sejak Tol Parungkuda longsor, kepadatan kendaraan pun sudah terjadi dari pukul 08.00 WIB hingga 23.00 WIB," kata Kasatlantas Polres Sukabumi AKP Fiekry Adi Perdana di Sukabumi, Sabtu (6/4/2024).
Advertisement
Biasanya dari Sukabumi menuju Bogor hanya ditempuh dengan waktu 1,5 hingga dua jam jika melalui pintu keluar Tol Parungkuda, tapi karena Tol Parungkuda ditutup akibat longsor, sehingga harus menggunakan jalur utara Sukabumi.
Menurut Fiekry, waktu tempuh tersebut karena meningkatnya volume kendaraan di jalur utama mudik (non-tol) Kabupaten Sukabumi, pasca jalur Tol Parungkuda ditutup sementara akibat longsor. Praktis, dengan ditutupnya jalur tersebut, Tol Bocimi hanya bisa melayani pemudik sampai dari Ciawi hingga Cigombong Bogor.
Kendaraan roda empat atau lebih yang seharusnya bisa memanfaatkan Tol Bocimi dari gerbang Tol Ciawi hingga exit Tol Parungkuda, tapi pasca-bencana hanya sampai Cigombong dan berdampak pada kepadatan volume kendaraan di jalur utara Kabupaten Sukabumi yang merupakan jalur penghubung Sukabumi-Bogor.
BACA JUGA: Aman dan Nyaman Saat Libur Lebaran, Ini Kiatnya
Maka dari itu, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan panjang, kendaraan dari arah Bogor atau gerbang Tol Cigombong menuju Sukabumi sebagian dialihkan ke Jalur Alternatif Tenjoayu Cicurug. Selain itu, jika volume kendaraan sudah benar-benar padat, pihaknya kemungkinan besar akan melakukan one way atau satu arah dari arah timur sembari membereskan kondisi lalu lintas di sekitar Pasar Cicurug.
"Puncak mudik di Sukabumi sudah mulai terjadi. Kemungkinan selain Sabtu, puncak mudik terjadi pada Minggu (7/4/2024), dan diprediksi kendaraan yang ke Sukabumi akan jauh lebih banyak dibandingkan yang keluar," katanya.
Salah seorang warga asal Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi NP mengatakan, dirinya berangkat dari Sukabumi pukul 13.00 WIB namun baru tiba di Bogor atau tepatnya di Gerbang Tol Cigombong pukul 19.00 WIB.
Arus kendaraan tersendat di beberapa titik seperti Pasar Cibadak, Parungkuda dan Cicurug. Namun yang paling parah di Desa Benda, Kecamatan Cicurug yang merupakan daerah perbatasan dengan Bogor, arus lalu lintas sempat tidak bergerak hingga satu jam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kebijakan Luar Negeri Trump Mengeras, Targetkan Greenland-Iran
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
Advertisement
Agenda Event, Pariwisata, Konser dan Olahraga, 7 Januari 2026
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- PLN UID Jateng dan DIY Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025
- Pemkab Bantul Setop Tambang Ilegal di Bawuran Pleret
- Kantor Diduga Scam di Sleman Tutup Usai Penggerebekan Polisi
- Polisi Kerahkan 1.060 Personel Jaga Aksi Buruh Hari Ini di Jakarta
- Pergerakan Tanah Masih Terjadi di Lokasi Sinkhole Situjua Sumbar
- Prabowo Gelar Retret Kabinet di Hambalang, Evaluasi Program Prioritas
- Mulai 2026, Gaji Guru PPPK Bantul Minimal Setara UMK
Advertisement
Advertisement



