Berikut Deretan Tokoh yang Kunjungi Open House Menteri Investasi Rosan
Menteri Investasi Rosan P Roeslani menggelar open house di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Selasa (1/4/2025).
Foto ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, JAKARTA—Bencana alam berupa gempa bumi berkekuatan 5,8 magnitudo mengguncang Banten, Minggu (25/2/2024) jam 20.07 WIB. Hingga berita ini diturunkan belum, BMKG belum memberikan keterangan lebih lanjut.
Gempa yang terjadi 79 di barat daya Bayah, Banten ini memiliki pusat di kedalaman 10 kilometer. "Mag:5.8, 25-Feb-2024 20:07:04WIB, Lok:7.57LS, 105.94BT (79 km BaratDaya BAYAH-BANTEN), Kedlmn:10 Km #BMKG Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," cuit akun X BMKG.
Baca Juga
DIY Diguncang 2.202 Kali Gempa Bumi Sepanjang 2023
Berada di Sekitar Sesar Opak, Lima Kapanewon di Gunungkidul Ini Diklaim Rawan Gempa
Gempa Magnitudo 6,5 di Kobagma, Papua Tak Berpotensi Tsunami
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari BMKG baik mengenai gempa susulan maupun korban. Masyarakat terdampak getaran gempa diimbau untuk tetap waspada terhadap risiko terjadinya gempa susulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Menteri Investasi Rosan P Roeslani menggelar open house di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Selasa (1/4/2025).
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.