Radar GCI Buatan Bandung Perkuat Sistem Pertahanan Udara RI
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Personel gabungan memadamkan api yang membakar lahan di Perbukitan Menoreh, Hargorejo, Kokap pada Minggu (15/10/2023).(IST/Polres Kulonprogo)
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan dalam deteksinya menemukan sebanyak 25 titik panas tersebar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
BMKG pun mengingatkan agar sehingga semua pihak diajak selalu waspada dan saling menjaga. "Sebanyak 25 titik panas tersebut terpantau sepanjang Jumat (16/2) mulai pukul 01.00 hingga 24.00 WITA," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan, Diyan Novrida, di Balikpapan, Sabtu (17/2/2024)
BACA JUGA: DKPP Bantul Pastikan Stok Gabah Aman meski Harga Tinggi
Informasi sebaran titik panas ini pun sudah disampaikan ke pihak terkait, termasuk ke Manggala Agni dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, agar dapat dilakukan tindakan lebih lanjut.
Jumlah titik panas sebanyak ini mengalami peningkatan ketimbang hari sebelumnya, Kamis (15/2) yang terdeteksi 13 titik dan tersebar pada tiga kabupaten, yakni Kabupaten Paser satu titik , Kutai Timur delapan titik , dan, Kabupaten Kutai Kartanegara empat titik.
Mengingat jumlah titik panas yang mengalami peningkatan, maka ia mengimbau semua pihak selalu waspada dan mencegah agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seperti tidak melakukan pembakaran di hutan maupun lahan.
Kewaspadaan perlu terus dilakukan karena sejumlah kawasan masih mengalami cuaca panas dalam beberapa hari berturut-turut, sehingga hal ini dapat menyebabkan ranting dan daun mengering yang rawan terjadi karhutla saat terkena api maupun bara yang kecil.
Ia melanjutkan, sebanyak 25 titik panas yang terdeteksi kemarin tersebar pada enam kabupaten/kota yakni Samarinda satu titik , Paser satu titik , satu titik , Kutai Barat dua titik , Kutai Timur 14 titik , dan Kutai Kartanegara enam titik.
Rinciannya adalah di Kota Samarinda yang terdeteksi satu titik, berada di Kecamatan Sambutan, untuk Kabupaten Paser berada di Kecamatan Batu Engau, untuk Kabupaten Penajam Paser Utara berada di Kecamatan Penajam, yang semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.
Kemudian dua titik di Kabupaten Kutai Barat, keduanya di Kecamatan Jempang, enam titik di Kutai Kartanegara tersebar pada empat kecamatan yakni Kembang Janggut dua titik , Loa Janan dua titik , Marangkayu satu titik , dan Kecamatan Samboja satu titik, semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.
"Sedangkan 14 titik di Kabupaten Kutai Timur tersebar pada lima kecamatan yakni Sangatta Utara dua titik , Bengalon delapan titik , Busang satu titik , Kaubun satu titik , Kongbeng satu titik , dan Muara Ancalong satu titik, yang semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah," kata Diyan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.