Advertisement
Houthi Menyatakan AS dan Sekutu Serang Yaman Barat
Pasukan Houthi berbaris sambil memegang senjata api. (ANTARA - Anadolu)
Advertisement
Harianjogja.com, SANAA—Milisi Houthi di Yaman mengungkapkan Amerika Serikat dan Inggris melancarkan serangan udara di Provinsi Hodeidah pada Minggu (14/1/2024). Belum ada keterangan mengenai korban dalam serangan ini.
Advertisement
Kantor Berita Saba yang dikelola Houthi menyebutkan serangan tersebut membidik Gunung Jida' di provinsi yang berada di Yaman bagian barat tersebut. Televisi pro-Houthi, Al-Masirah, juga menyatakan pesawat-pesawat pengintai AS terlihat terbang di Hodeidah.
Belum ada keterangan lebih jauh mengenai korban jiwa akibat serangan ini. Pemerintah AS sendiri belum mengomentari klaim Houthi ini. Pada Sabtu (13/1/2024), AS kembali melancarkan serangan udara di Sanaa, sehari setelah melancarkan serangan di wilayah-wilayah Yaman yang dikuasai Houthi.
Baca Juga
Serangan AS dan Inggris ke Houthi Yaman Dinilai Langgar Hukum Internasional
Yaman Dihantam Sekutu, Situasi Laut Merah Makin Panas Kerek Harga Minyak
Kemenlu Pastikan 47 WNI di Yaman dalam Kondisi Aman
Setelah serangan Jumat (12/1/2024) yang merenggut lima nyawa dan membuat enam orang terluka, Houthi bersumpah bahwa semua kepentingan AS dan Inggris menjadi "target sah" bagi pasukannya dalam menanggapi "agresi langsung dan nyata" mereka terhadap Yaman.
Kelompok Houthi menyerang kapal-kapal kargo milik atau yang dioperasikan perusahaan-perusahaan Israel atau yang mengangkut barang-barang ke dan dari Israel, di Laut Merah sebagai bentuk solidaritas kepada Gaza yang diserang Israel sejak 7 Oktober.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Cuaca Buruk Hambat Pencarian Pemancing Hilang di Wediombo
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Hujan Kartu Merah, PSIM Gasak Madura 3-0, Fahreza Cetak Brace
- Kasus ISPA di Jogja Melejit pada 2025, Awal 2026 Landai
- Delapan Orang Ditangkap dalam OTT Pajak Pertambangan
- Megawati: Banjir Sumatera Bukan Semata Peristiwa Alam
- Seniman Bantul Galang Donasi untuk Korban Bencana di Sumatera
- KPK Sita Aset Rp6 M dari OTT Pajak Jakarta Utara
- Pemerintah Kejar Pemulihan Sumatera Sebelum Ramadan
Advertisement
Advertisement



