Advertisement

Viral Penumpang KA Kecewa karena Pemindaian Wajah, KAI: Kami Evaluasi Petugasnya

Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra
Senin, 20 November 2023 - 17:27 WIB
Arief Junianto
Viral Penumpang KA Kecewa karena Pemindaian Wajah, KAI: Kami Evaluasi Petugasnya Ilustrasi layanan face recognition. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Sebuah unggahan media sosial viral mengenai peristiwa penggunaan pindai wajah (face recognition) sebelum naik kereta api di Stasiun Bandung.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) lantas memberikan penjelasan. Salah seorang warganet mengunggah kekecewaannya terhadap layanan KAI di Stasiun Bandung yang menyebut penumpang yang tidak menggunakan face recognition hanya boleh ke area boarding 10 menit sebelum kereta api berangkat.

Advertisement

Dalam unggahan tersebut terlihat antrean panjang para penumpang yang berupaya menggunakan layanan face recognition.

Pada Senin (20/11/2023) pukul 15.40 WIB, unggahan pada media sosial X (dahulu Twitter) tersebut telah dilihat 4,5 juta kali dengan repost sebanyak 7.500 kali. Unggahan tersebut kemudian direspons oleh KAI melalui akun @KAI121 yang menyebut terdapat kekeliruan informasi yang disampaikan oleh petugas Stasiun Bandung di Pintu Utara.

Pada ketentuan penggunaan face recognition, KAI menyebut tidak memaksa penumpang untuk melakukan boarding secara manual dan memperbolehkan penumpang masuk apabila sudah memasuki satu jam keberangkatan.

Mengenai hal ini pun nantinya manajemen Stasiun Bandung akan mengevaluasi dan pembinaan kepada para petugas agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. “KAI tidak memaksa penumpang untuk mendaftarkan face recognition, karena hal tersebut tidak bersifat wajib, sehingga penumpang dapat memilih prosedur boarding sesuai dengan keinginan dan kenyamanannya,” tulis akun resmi KAI, dikutip Senin.

BACA JUGA: Gangguan Teknis, KA Prameks Jogja-Kutoarjo Mogok di Stasiun Rowulu

Pernyataan KAI tersebut kemudian ditanggapi oleh warganet yang melakukan unggahan tersebut dan menyebut petugas selalu menyebut pendaftaran face recognition bersifat wajib. Sebagai informasi, PT KAI telah menerapkan teknologi Face Recognition Boarding Gate yang membuat penumpang tidak perlu menunjukkan tiket kereta dan KTP.

Proses menampakkan wajah saat boarding itu diklaim hanya membutuhkan waktu kurang dari satu menit.

Beberapa stasiun yang sudah menggunakan teknologi ini adalah Gambir, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Yogyakarta, Solo Balapan, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Malang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Advertisement

alt

Cuaca Hari Ini Jumat 4 April 2025: DIY Hujan Ringan

Jogja
| Jum'at, 04 April 2025, 05:27 WIB

Advertisement

alt

Dusun Mlangi dan Jejak Islam di Jogja

Wisata
| Minggu, 23 Maret 2025, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement