Advertisement
Atikoh Ganjar Pranowo Dinilai Sebagai Figur Perempuan yang Komplet
Atikoh Ganjar Pranowo, Istri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (kiri) saat berbincang dengan artis Ashanty di Puri Gedeh, Selasa (15/8 - 2023) (Istimewa.doc)
Advertisement
SEMARANG -- Atikoh Ganjar Pranowo dinilai sebagai figur perempuan yang komplet. Istri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo itu merupakan sosok perempuan sekaligus ibu rumah tangga yang mampu menjadi support system bagi kesuksesan suami dan anaknya.
Hal itu diungkapkan oleh artis Ashanty seusai ngobrol panjang bersama Atikoh Ganjar Pranowo di Puri Gedeh, Selasa (15/8/2023). Ashanty yang datang ditemani suaminya, Anang Hermansyah, ngobrol banyak hal dan mengungkap cerita perjalanan hidup Atikoh bersama Ganjar Pranowo.
Advertisement
"Dari obrolan tadi, bagaimana figur dari kesuksesan seorang laki-laki, seorang anak, dan sebuah keluarga itu tidak luput dari hadirnya satu orang yaitu seorang ibu. Seorang perempuan yang bisa me-manage dan melakukan segala hal. Itu yang terjadi juga pada Ibu Atikoh," kata Ashanty.
Selain itu, Ashanty juga melihat Atikoh sebagai sosok yang humble dan enak ketika diajak bicara. Ia merasakan tidak ada batasan dari Atikoh saat menjawab semua pertanyaan yang ia lemparkan.
"Beliau luar biasa ya. Orangnya humble, diajak ngobrol juga tidak ada batasan. Saya yang suka mengajak orang ngobrol di podcast tidak semuanya bisa nyaman untuk bicara. Tapi ibu (Atikoh) bisa enak diajak bicara," ujarnya.
Sebelumnya, Atikoh dan Ashanty ngobrol selama kurang lebih satu jam. Dalam obrolan itu Ashanty lebih aktif melempar pertanyaan kepada Atikoh. Mulai dari awal mula pertemuan dan kisah percintaan Atikoh dengan Ganjar Pranowo, cerita tentang posisi sebagai istri pejabat publik dan seorang ibu bagi Alam Ganjar, hingga Ibu Negara favorit Atikoh.
Dari semua pertanyaan itu, Atikoh secara blak-blakan menceritakan satu persatu. Di mana keduanya bertemu dan saling jatuh cinta ketika waktu masih mahasiswa. Ganjar Pranowo merupakan pacar pertama Atikoh, begitu juga sebaliknya. Keduanya kemudian pacaran selama 6,5 tahun sebelum akhirnya menikah.
"Mas Ganjar itu pacar pertama saya, saya juga kata Mas Ganjar pacar pertamanya karena katanya dulu beliau sering ditolak," ujar Atikoh sembari tersenyum.
Atikoh mengaku Ganjar Pranowo adalah sosok yang sabar dan tabah. Atikoh mengaku menemukan sosok laki-laki yang bisa mengayominya. Meskipun selama pacaran Ganjar diakui tidak banyak mengucapkan kata-kata romantis.
"Kalau kata-kata nggak, tapi menunjukkan lewat perbuatan. Misal beliau tahu saya sukanya apa dan pas ulang tahun dikasih hadiah itu. Beliau pertama kali bilang i love you itu saat Alam lahir. Setelah anak lahir beliau semakin romantis," ujar sosok yang pernah menjadi wartawan di salah satu media di Solo itu.
Selanjutnya Atikoh bercerita tentang posisinya sebagai seorang ibu dan istri dari seorang pejabat publik. Sebagai seorang ibu, Atikoh lebih sering berbicara dengan anaknya Alam Ganjar.
Namun ia juga sering memberikan ruang agar Ganjar dapat berbicara empat mata dengan Alam Ganjar sebagai ayah dan anak. Itu ia lakukan agar Ganjar tahu bagaimana perkembangan anaknya.
"Saya yang lebih sering sama anak karena beliau lebih sering pergi untuk kerja. Jadi kadang kalau beliau pas ada waktu dengan anak, saya memilih untuk membiarkannya berdua saja," ujarnya.
Terkait tugas Ganjar sebagai pemimpin atau pejabat publik, Atikoh melihat Ganjar adalah seorang fighter. Ganjar selalu melakukan yang terbaik ketika berbicara masalah rakyat, bangsa, dan negara.
"Kita ingin membalas Budi kepada masyarakat dengan mengabdikan diri. Jadi saya tahu kalau Mas Ganjar keluar itu bukan untuk nongkrong tetapi bekerja untuk rakyat," ungkapnya.
Sebagai seorang ibu, Atikoh memberikan pendidikan awal yang penting kepada anak semata wayangnya, Alam Ganjar. Ia bersama Ganjar sudah mengenalkan kepada Alam dengan olahraga dan musik. Tapi untuk pilihan hidup atau karir semua diserahkan kepada sang anak.
"Kami tidak mengarahkan harus jadi apa. Tapi apa yang ia ingin lakukan, selama itu baik pasti kami support," ujar Atikoh.
Terakhir, Atikoh memberikan pesan kepada Ganjar untuk selalu berikhtiar dengan tujuannya. Ia dan anaknya akan selalu ada ketika Ganjar membutuhkan tempat untuk bersandar. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
Advertisement
Tragedi Idulfitri: Kebakaran Gudang Tani di Galur Kulonprogo, 1 Tewas
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Tahan Godaan Opor, Kapten PSIM Reva Pilih Tetap Disiplin Jaga Fisik
- Eks Menara Kopi Kotabaru Mulai Ramai Bus Pariwisata
- Satpol PP Masih Temukan Wisatawan Merokok dan Otoped di Malioboro
- Omzet Penjual Salak Jalan Jogja Solo Turun 40% Akibat Macet
- Kadin Ingatkan WFH Satu Hari Tidak Bisa Berlaku Bagi Semua Sektor
- Penumpang Kereta Api Mendominasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2026
- Pemerintah Menjamin Tidak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite
Advertisement
Advertisement







