Paspampres Tarik Bupati Bengkulu Utara saat Dampingi Jokowi, Istana Buka Suara

Akbar Evandio
Akbar Evandio Minggu, 23 Juli 2023 16:17 WIB
Paspampres Tarik Bupati Bengkulu Utara saat Dampingi Jokowi, Istana Buka Suara

Penjelasan Istana Soal Paspampres Tarik Bupati Bengkulu Utara saat Dampingi Jokowi. Jokowi saat berkunjung ke Pasar Purwodadi, Bengkulu Utara / Setpres

Harianjogja.com, JAKARTA—Pihak Istana Kepresidenan angkat bicara tentang viralnya video terkait dengan Bupati Bengkulu Utara Mian yang ditarik paksa oleh anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkegiatan di Pasar Purwodadi.

Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Pasar Purwodadi, Kecamatan Arganakmur, Kabupaten Bengkulu Utara, Jumat (21/7/2023).

Dia mengatakan alasan paspampres menarik Bupati Bengkulu karena saat itu Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi sedang berada di pasar tersebut didampingi oleh Mian.

"Upaya yang dilakukan Paspampres tersebut dilakukan karena Bupati Mian tanpa sengaja menghalangi pergerakan Ibu Negara Iriana yang sedang berjalan di belakangnya. Seorang Paspampres secara refleks menarik lengan Bupati Bengkulu Utara agar menjaga jarak sehingga tidak membahayakan langkah Presiden dan Ibu Negara yang sedang dikerumuni masyarakat," katanya kepada wartawan, Minggu (23/7/2023).

Baca juga: 5 Spot Kantin Kampus Enak nan Halal di Jogja

Lebih lanjut, Bey menyebut bahwa hal yang dilakukan Paspampres adalah lumrah untuk menjaga keamanan Jokowi sebagai orang nomor satu di Indonesia. Apalagi, saat menarik Mian, paspampres memang merangkul dan membisikkan kepada Bupati itu bahwa langkahnya tanpa sengaja hampir menabrak Ibu Iriana.

Sayangnya, dia melanjutkan bahwa momen ketika Mian dirangkul tidak tertangkap kamera sehingga yang tampak hanya ketika Paspampres terlihat seperti menarik paksa agar menjaga jarak. "Di sisi lain, Bupati Bengkulu Utara justru menyampaikan terima kasih atas kesigapan Paspampres menarik dirinya sehingga justru dia teramankan agar tidak sampai menabrak Ibu Negara karena terdesak kerumunan," pungkas Bey.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : bisnis.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online