BKPM Ungkap Penyebab Lelang Sistem OSS Rp26,46 Miliar Gagal
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo memastikan akan menjalankan amanat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tetap berani dan punya nyali apabila terpilih sebagai Presiden Indonesia./Dok. PDIP
Harianjogja.com, JAKARTA—Dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas pencapresan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto hanya sebuah persepsi. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Nusyirwan Soejono.
Nusyirwan menilai Jokowi mendukung secara penuh calon presiden (capres) usungan PDIP yaitu Ganjar Pranowo. Bagaimanapun, lanjutnya, Jokowi merupakan kader PDIP.
"Wajar saja kalau pak Jokowi memberikan dukungan penuh [kepada Ganjar] karena beliau juga kader PDIP. Dukungan kepada Pak Prabowo itu kan hanya persepsi," ujar Nusyirwan dalam sela-sela Rakernas III PDIP di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023).
Apalagi, Jokowi sudah menyatakan Ganjar masuk ke kategori pemimpin yang layak karena berani. Oleh sebab itu, Nursyirwan merasa Jokowi sudah seratus persen dukung Ganjar pada Pilpres 2024.
Baca juga: Cegah Bentrokan Susulan PSHT-Brajamusti, Polres Kulonprogo Siagakan Ratusan Personel
"Ya Pak Ganjar itu memenuhi syarat. Bahkan dia tegas menyatakan bahwa Pak Ganjar itu berani dan punya nyali. Itu ditegaskan oleh Pak Jokowi," katanya.
Sejalan, Ketua DPP PDIP Puan Maharani juga meyakini orang nomor satu di Indonesia itu telah mempercayai Ganjar Pranowo akan meneruskan berbagai kebijakan strategisnya jika terpilih jadi presiden pada 2024.
"Kami optimistis apa yang sudah dilaksanakan akan kami teruskan bersama-sama dengan PDI Perjuangan dan calon presiden dari PDI Perjuangan yang nantinya Insya Allah semoga, Insya Allah bisa menjadi presiden selanjutnya," jelas Puan juga saat menemui awak media pada sela-sela Rakernas III PDIP di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023).
Memang, saat menyampaikan keterangan pers usai membuka Rakernas III PDIP, Jokowi sempat memuji sosok Ganjar Pranowo. Dia merasa Gubernur Jawa Tengah itu merupakan pemimpin yang punya nyali.
"Yang penting itu nyali nomor satu, berani nomor satu, berani dan punya nyali, dan saya lihat Pak Ganjar punya itu," ujar Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Peoples’ Conservation Summit 2026 di UGM melahirkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia dan 13 tuntutan perubahan arah konservasi.
Menaker Yassierli menargetkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan rampung akhir Oktober 2026, dengan perhatian pada pekerja sektor informal.
Anggaran droping air di sejumlah kapanewon Gunungkidul mulai menipis. BPBD mengajukan tambahan 5.000 tangki untuk menghadapi kemarau hingga akhir tahun.
Polisi mengamankan dua pelajar yang terlibat perkelahian dengan celurit di Jalan Solo-Semarang, Ampel, Boyolali.
KAI menambah 3 perjalanan KA menuju Jakarta dari Jogja, Malang, dan Semarang serta meningkatkan kapasitas KA Anggrek dan Gumarang.