Gunung Raung Kebakaran, Jalur Pendakian Banyuwangi Ditutup

Newswire
Newswire Rabu, 09 September 2026 18:17 WIB
Gunung Raung Kebakaran, Jalur Pendakian Banyuwangi Ditutup

Foto ilustrasi mendaki gunung, dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT

Harianjogja.com, BANYUWANGI— Jalur pendakian Gunung Raung di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ditutup sementara setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan puncak gunung tersebut. Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi karena titik kebakaran berada tidak jauh dari jalur pendakian.

Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat, Enny Handhayany, mengatakan kebakaran terjadi di puncak Gunung Raung pada Selasa (8/9/2026). Meski demikian, kebakaran tersebut tidak terlalu besar dengan luasan sekitar setengah hektare dan telah berhasil dipadamkan petugas bersama pengelola.

Penutupan jalur dilakukan pengelola melalui surat edaran. Kebijakan tersebut mengacu pada perjanjian kerja sama yang memberikan kewenangan kepada pengelola untuk menutup jalur pendakian ketika terjadi kondisi force majeure.

"Penutupan jalur pendakian oleh pengelola melalui surat edaran sesuai dengan perjanjian kerja sama bahwa pengelola punya kewenangan menutup jalur pendakian ketika keadaan (force majure)," kata Enny saat dihubungi di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu.

Kebakaran Berada Dekat Jalur Pendakian

Gunung Raung memiliki ketinggian 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl). Lokasi gunung tersebut berada di wilayah selatan Banyuwangi dan menjadi salah satu kawasan pendakian di daerah tersebut.

Menurut Enny, keputusan menutup jalur pendakian tidak semata-mata didasarkan pada besarnya kebakaran. Faktor jarak titik api dengan jalur pendakian menjadi pertimbangan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Karena titik kebakaran berada di puncak Gunung Raung dan lokasinya tidak jauh dari jalur pendakian, pengelola memilih melakukan penutupan sementara. Langkah tersebut dilakukan meskipun kebakaran yang terjadi pada Selasa (8/9/2026) telah berhasil dipadamkan.

Penutupan jalur tersebut sekaligus menjadi bentuk antisipasi terhadap kondisi di sekitar kawasan Gunung Raung. Pengelola perlu memastikan jalur pendakian berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk kembali digunakan sebelum aktivitas pendakian dibuka.

Gunung Raung Kembali Terjadi Kebakaran

Kebakaran di kawasan Gunung Raung bukan kali pertama terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Enny menyebut kebakaran juga sempat muncul sekitar tiga pekan lalu.

Namun, kebakaran yang terjadi tiga pekan sebelumnya tersebut dapat diatasi. Petugas Perhutani bersama pengelola berhasil melakukan pemadaman sehingga api dapat dikendalikan.

"Selain jalur pendakian Gunung Raung, kami juga menutup sementara jalur pendakian di Gunung Ranti yang terletak di kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen," kata dia.

Dengan keputusan tersebut, penutupan sementara tidak hanya berlaku untuk jalur pendakian Gunung Raung. Jalur pendakian Gunung Ranti yang berada di kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen juga ditutup sementara.

Kebijakan penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi setelah adanya kejadian kebakaran. Pengelola mengambil langkah tersebut untuk mencegah aktivitas pendakian berlangsung di kawasan yang masih membutuhkan perhatian terhadap kondisi kebakaran dan keselamatan.

Kebakaran Gunung Raung yang terjadi pada Selasa (8/9/2026) memiliki luasan sekitar setengah hektare dan telah berhasil dipadamkan oleh petugas serta pengelola. Meski api sudah dipadamkan, jalur pendakian tetap ditutup sementara karena titik kebakaran berada di dekat jalur pendakian.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online