PLN Catat Transaksi SPKLU Meningkat 400 Persen Selama Libur Natal dan Tahun Baru
Trransaksi pengisian daya kendaraan listrik (electric vehicle/EV) meningkat lebih dari 400% pada hari ke-7 siaga Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) dibandi
Teknisi PT PLN (Persero) melakukan pengerjaan pemeliharaan jaringan listrik di Gardu Induk 150KV GIS Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/5/2020). Bisnis/Rachman
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan subsidi listrik untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2024 berada pada kisaran Rp69,81-Rp74,85 triliun.
Angka tersebut naik dari alokasi anggaran tahun ini yang mencapai Rp70,49 triliun dan realisasi pada 2022 yang mencapai Rp58,83 triliun. Adapun, sepanjang Januari-Mei 2023, realisasi subsidi listrik telah mencapai Rp21,08 triliun dan diproyeksikan mencapai Rp68,47 triliun sampai dengan akhir tahun ini.
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan usulan anggaran subsidi tersebut berdasarkan asumsi nilai tukar sebesar Rp14.700-Rp15.300 per dolar AS, harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar US$70-80 per barel, dan inflasi 1,5-3,5 persen.
"Usulan kebijakan subsidi listrik tahun 2024, yaitu tepat sasaran diberikan hanya kepada golongan yang berhak untuk rumah tangga diberikan kepada rumah tangga miskin dan rentan, serta mendorong pengembangan energi baru terbarukan yang lebih efisien," ujar Arifin dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Senin (5/6/2023).
Berdasarkan data Kementerian ESDM, volume penjualan listrik bersubsidi dalam RAPBN 2024 diperkirakan mencapai 68,31 terawatt hour (TWh). Angka ini naik dibandingkan proyeksi APBN 2023 yang mencapai 66,2 TWh.
Dari sisi jumlah pelanggan subsidi, alokasi anggaran subsidi dalam RAPBN 2024 diperuntukkan kepada 40,89 juta pelanggan. Jumlah ini meningkat dibandingkan jumlah pelanggan dalam APBN 2023 yang mencapai 39,94 juta pelanggan.
Volume bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi diusulkan sebesar 18,73 - 18,76 juta kiloliter dan volume LPG bersubsidi sebesar 7,80 - 7,90 juta MTon. Ia mengusulkan volume BBM bersubsidi dalam RAPBN TA 2024 sebesar 18,73 - 18,76 juta kl, yang terdiri dari minyak tanah sebesar 0,573 - 0,574 juta kl dan minyak solar sebesar 18,16 - 18,18 juta kl.
"Mencermati realisasi sampai dengan bulan Mei 2023 dan outlook 2023, kami mengusulkan volume LPG 3 kg dalam RAPBN TA 2024 sebesar 7,80 - 7,90 juta MTon," kata Arifin.
Terakhir, untuk subsidi tetap minyak solar, Kementerian ESDM mengusulkan subsidi tetap untuk minyak solar sebesar Rp1.000/liter dan subsidi listrik pada RAPBN 2024 sebesar Rp69,81-74,85 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Trransaksi pengisian daya kendaraan listrik (electric vehicle/EV) meningkat lebih dari 400% pada hari ke-7 siaga Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) dibandi
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.