Upanat, Sandal Khusus untuk Pengunjung Candi Borobudur
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
Ilustrasi mudik - Freepik
Harianjogja.com, SOLO—Kementerian Perhubungan memprediksi arus mudik Lebaran Idulfitri 1444 H/2023 M akan dimulai pada tanggal 19-21 April.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pun menganjurkan masyarakat untuk mudik lebih untuk mengindari kepadatan puncak arus mudik Lebaran 2023.
BACA JUGA: Mudik Lebaran, YIA Optimistis Penumpang Naik 16 Persen
"Bagi masyarakat yang sudah bisa libur, silakan mudik lebih awal mulai hari ini 13 April sampai dengan 17 April nanti karena jalanan masih tidak terlalu padat," kata Menhub dalam keterangan tertulis pada Kamis (13/4/2023).
Menhub mengatakan sejumlah upaya dilakukan pemerintah untuk memecah kepadatan arus penumpang dan kendaraan di satu hari tertentu salah satunya dengan memberikan diskon.
Sejumlah operator transportasi dan jalan seperti Jasa Marga, Hutama Karya, hingga SPSL turut memberikan tarif diskon sebesar 20%.
Namun untuk lebih pastinya, masyarakat dapat melihat besaran tarif tol pada periode lebaran 2023 ini secara online.
Melakukan pengecekan tarif tol yang akan dilewati untuk melakukan mudik bisa dilakukan melalui laman bpjt.pu.go.id. Caranya yakni:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.