Advertisement
Jalan Tol Cisumdawu Bakal Dibuka H-7 Lebaran 2023
Foto udara ruas Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi 3 di daerah Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (22/4/2022). Bisnis - Rachman
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah memastikan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) bakal beroperasi secara fungsional pada 15 April 2023 atau saat H-7 Lebaran tahun ini.
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, mengatakan, Jalan Tol Cisumdawu akan dapat mulai dioperasikan paling cepat pada 15 April 2023. Dia memastikan jalan tol tersebut dapat digunakan untuk membantu kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.
Advertisement
"Kebijakan tentang fungsional ataupun efektif berada di kewenangan Kementerian PUPR, tapi fungsional hampir bisa dipastikan," kata Menhub dalam keterangan persnya di Kantor Presiden, Jumat (24/3/2023).
BACA JUGA : Ini 12 Jalan Tol Baru yang Bisa Digunakan untuk Mudik
Jadwal tersebut meleset dari target yang ditetapkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang sebelumnya mematok jalan tol tersebut untuk dapat dioperasikan pada Februari. Adapun, fokus penyelesaian Jalan Tol Cisumdawu adalah pada Seksi 4 Cimalaka-Legok dan Seksi 5A dan 5B Legok-Ujung Jaya.
Untuk Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan telah beroperasi sejak Januari 2022, Seksi 2 Pamulihan-Sumedang dan Seksi 3 Sumedang-Cimalaka juga telah beroperasi sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas kendaraan selama Nataru 2022/2023. Untuk itu, Basuki mendorong badan usaha jalan tol PT Citra Karya Jabar Tol untuk mempercepat penyelesaian pembangunan Jalan Tol Cisumdawu.
"Akhir Februari ditargetkan fungsional. Seksi 4 ini sudah bagus, nanti akan ada taman. Kalau ada bentang alam seperti batuan di lereng biarkan, diperkuat saja supaya unsur geologisnya terlihat," jelasnya.
Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu terdiri atas enam seksi dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun. Dari keenam seksi, Seksi 1 dan 2 dikerjakan oleh pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan investasi tol tersebut.
BACA JUGA : Selain Jogja Solo, Ini Tol yang Akan Dibuka pada Mudik
Sementara Seksi 3-6 dikerjakan oleh badan usaha jalan tol. Untuk Seksi 3 Sumedang-Cimalaka telah beroperasi dengan kontraktor pelaksana PT Girder Indonesia. Untuk Seksi 4A dan 4B Cimalaka-Legok, dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. serta PT Brantas Abipraya (Persero) selaku kontraktor pelaksana.
Kemudian untuk Seksi 5A dan 5B Legok-Ujung Jaya, konstruksinya dilaksanakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk. dan Girder Indonesia. Sementara itu, Seksi 6A dan 6B Ujung Jaya-Dawuan, konstruksi jalan tol telah selesai dilaksanakan oleh Girder Indonesia dan Brantas Abipraya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Kepuasan Publik ke Trump Turun, Dipicu BBM dan Konflik Iran
- Guru Besar UIN: Kasus Penyiraman Aktivis Harus Dilihat sebagai Oknum
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
Advertisement
Tol Jogja-Solo Padat, 19.156 Kendaraan Lewat GT Purwomartani
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Puncak Arus Balik Bandara YIA Tembus 16 Ribu Penumpang Hari Ini
- Titik Panas Sumut Melonjak Jadi 33 Titik, BMKG Ingatkan Bahaya Karhutl
- WFH ASN Setelah Lebaran Belum Diputuskan, Bantul Tunggu Arahan Pusat
- HUT ke-42, Didit Hediprasetyo Dapat Kejutan dari Megawati
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Tragedi Idulfitri: Kebakaran Gudang Tani di Galur Kulonprogo, 1 Tewas
- Latihan Perdana Timnas Indonesia: Elkan Baggott Kembali Perkuat Garuda
Advertisement
Advertisement







