Adik Hilang, Suami Selamat, Tangis Keluarga Korban Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam
Keluarga korban Kapal Virgo Transport 8 menanti kabar di Surabaya. Ada yang masih mencari anggota keluarga, ada pula yang mendapat kabar selamat.
Facebook./unsplash
Harianjogja.com, JAKARTA – Induk dari Facebook , Meta Platforms, mengatakan akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal terhadap 10.000 karyawan tahun ini untuk menghadapi penurunan ekonomi yang drastis. Munculnya berita tersebut membuat saham Meta melonjak hingga 6 persen pada perdagangan Selasa (14/3/2023).
PHK yang dilakukan secara besar-besaran tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi yang juga akan memaksa perusahaan membatalkan rencana perekrutan 5.000 lapangan kerja.
BACA JUGA : Meta Diam-Diam PHK 12.000 Karyawan Facebook
Melansir Reuters pada Selasa (14/3/2023), pemangkasan karyawan ini adalah gelombang kedua setelah PHK massal sebelumnya yang berdampak terhadap 11.000 karyawan atau setara dengan 13 persen tenaga kerja pada saat itu, setelah melakukan perekrutan yang besar sehingga menggandakan jumlah karyawan pada 2020.
CEO Meta Mark Zuckerberg mengatakan bahwa sebagian besar PHK akan diumumkan pada bulan April dan Mei. Hal tersebut dilontarkannya melalui sebuah pesan kepada para staf.
"Untuk sebagian besar sejarah kami, kami melihat pertumbuhan pendapatan yang cepat dari tahun ke tahun dan memiliki sumber daya untuk berinvestasi di banyak produk baru. Tapi tahun lalu adalah peringatan yang rendah hati," tulis Zuckerberg dalam pesan tersebut.
BACA JUGA : Facebook dan Instagram Lakukan PHK
Dia juga mengatakan bahwa perekrutan akan lebih dikurangi setelah terjadinya PHK massal tersebut. "Saya pikir kita harus mempersiapkan diri untuk kemungkinan bahwa realitas ekonomi baru ini akan berlanjut selama bertahun-tahun," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Keluarga korban Kapal Virgo Transport 8 menanti kabar di Surabaya. Ada yang masih mencari anggota keluarga, ada pula yang mendapat kabar selamat.
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.
DPRD Kota Jogja menyoroti keluarga kurang mampu yang memilih SD swasta. Pendidikan agama dan karakter menjadi salah satu pertimbangannya.
Jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Enggano belum teridentifikasi sebagai korban KM Arupadatu I. DNA masih didalami tim DVI.
Pesawat Aman Air pengangkut 3.700 liter BBM tergelincir di Bandara Mulia Papua Tengah. Pilot selamat dan bandara ditutup sementara.
Antam mengusulkan seluruh penjual emas dan perak wajib melaporkan data penjualan ke Ditjen Pajak agar kewajiban berlaku secara merata.