Meutya Kecam Israel Tahan Jurnalis RI di Misi Gaza
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Menpora Zainudin Amali./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JAKARTA — Zainudin Amali resmi menyatakan sudah tak lagi menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) setelah surat pengunduran dirinya resmi diterima Presiden RI Joko Widodo.
"Senin [13/3/2023] ketemu Pak Jokowi, pagi hari ini saya sudah ketemu beliau. Beliau menyampaikan sudah menerima surat, diizinkan untuk mundur dari Menpora," kata Zainudin saat mendampingi Ketua Umum PSSI Erick Thohir meninjau Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin.
Amali yang saat ini menjadi Wakil Ketua Umum PSSI mengungkapkan pengunduran dirinya dari kursi Menpora lantaran ingin fokus mengurus persepakbolaan Indonesia, mendampingi Erick Thohir.
"Saya akan konsentrasi dan fokus mengurus PSSI bersama Pak Erick Thohir dan pengurus lainnya. Kami akan fokus urus sepak bola. Per hari ini saya mohon ke teman-teman tidak pertanyaan lagi tentang itu [kejelasan jabatan Menpora]," ujarnya.
BACA JUGA: Menpora Disebut Jadi Salah Satu yang Direshuffle dari Kabinet
Amali mengaku, juga mendapatkan sejumlah pesan dari Presiden, terkait dengan jabatan barunya sebagai Wakil Ketua Umum PSSI. Salah satunya soal pengembangan kualitas sepak bola Tanah Air.
Dia pun mengaku siap mewujudkan keinginan presiden itu, terlebih sepak bola juga merupakan bidang olahraga yang sangat digemarinya.
"Pak Presiden menyampaikan kepada saya untuk memberi perhatian kepada olahraga (sepak bola), itu pasti karena passion saya ada di olahraga," ujarnya.
Soal siapa yang bakal mengisi kursi Menpora, Amali mengatakan hal itu merupakan wewenang dari presiden. Semua hal terkait perkembangan kondisi ke depan bergantung pada keputusan yang diambil oleh Presiden Jokowi. "Tentang siapa pengganti saya, akan diumumkan Pak Presiden Jokowi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.