Rekening PPPK dan OB Dipakai Menampung Uang Korupsi Muara Enim
KPK mengungkap rekening PPPK dan office boy diduga dipakai menampung uang korupsi kasus pengadaan di Muara Enim. Barang bukti Rp1,9 miliar disita.
Presiden Joko Widodo. /Ist-Biro Pers
Harianjogja.com, JAKARTA— Presiden RI Joko Widodo berkelakar "menodong" jajaran fungsionaris dan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) perihal siapa sosok yang akan mereka usung sebagai calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2024.
"Sekarang urusan capres dan cawapres, saya mau bertanya PPP ini calonnya siapa sih? Karena di sini hadir semua lho," kata Jokowi saat menyampaikan sambutan dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-50 PPP di ICE BSD City, Tangerang, Jumat (17/2/2023).
Jokowi lantas menyisir kursi terdepan sambil menyebut satu per satu nama menteri maupun politisi yang menghadiri acara tersebut dan kerap disebut-sebut masuk bursa capres-cawapres Pemilu 2024.
Secara berurutan, Jokowi menyebut nama Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno.
Jokowi juga menyebutkan nama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono.
"Yang saya kenal, ada Pak Prabowo. Yang saya tahu juga ada Pak Erick Thohir. Yang saya tahu juga ada Pak Sandiaga Uno. Yang saya tahu juga ada Pak Mahfud MD. Saya hampir lupa juga ada Mas AHY, dan tentu aja ada Ketua Umum PPP. Masih ada yang belum saya sebut, ndak?" ujar Jokowi sembari kembali menyisir kursi barisan terdepan.
Selepas acara, Jokowi kepada awak media menjelaskan dirinya memang sengaja menyebut nama setiap tokoh yang kerap disebut dalam bursa capres-cawapres.
BACA JUGA: Tersangka Kasus Klitih Ikuti Rekonstruksi Ulang Kejadian di Titik Nol Jogja
"Ya kalau saya nyebut (hanya) satu nanti rame. Ya saya sebut semuanya. Calon yang hadir Pak Prabowo, ada Pak Erick, ada Pak Sandi, ada Pak Mahfud, ada Mas AHY, ada juga Ketua PPP. Ada yang enggak hadir," ujar Jokowi kembali berseloroh.
Sebelumnya, PPP telah mendeklarasikan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menyongsong Pemilu 2024.
Kendati demikian, koalisi tiga partai politik itu hingga kini belum mengumumkan capres-cawapres yang akan diusung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengungkap rekening PPPK dan office boy diduga dipakai menampung uang korupsi kasus pengadaan di Muara Enim. Barang bukti Rp1,9 miliar disita.
Kejagung akan periksa Sony Sonjaya terkait pengajuan justice collaborator dalam kasus korupsi MBG 2025-2026.
Bedah buku Homepower di Jogja tekankan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan dan dorong budaya literasi masyarakat.
UMKM Gunungkidul didorong manfaatkan media sosial untuk pemasaran digital guna meningkatkan omzet dan daya saing usaha.
Solusi Bangun Indonesia operasikan fasilitas ekspor semen di Tuban, targetkan pasar AS dan global.
PMII DIY mendorong mahasiswa memperkuat analisis kebijakan publik agar gerakan kampus lebih strategis dan berdampak bagi masyarakat.