Advertisement
5 Alasan Relawan Ganjar, GP Mania Bubar
Ini 5 Alasan Relawan Ganjar, GP Mania Bubar. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menghadiri puncak perayaan HUT Ke-50 PDI Perjuangan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA– Kelompok relawan Jokowi Mania (JoMan) resmi membubarkan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) dan tak mendukung lagi gubernur Jawa Tengah itu jadi calon presiden (capres) untuk Pemilu 2024.
Sekretaris Jenderal JoMan Akhmad Gojali Harahap mengatakan, pembubaran GP Mania dan pemberhentian dukungan ke Ganjar dikarenakan lima alasan.
Advertisement
"Pertama, ketidakpastian Ganjar Pranowo dicalonkan sebagai capres," ungkap Gojali di konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2023).
Kedua, Ganjar dirasa tak tak mampu meyakinkan pendukungnya, rakyat, dan partainya PDI Perjuangan (PDIP) untuk dijadikan sebagai capres di Pilpres 2024.
"Ketiga, tidak adanya nilai lebih yang ditonjolkan oleh Ganjar Pranowo sebagai capres baik dalam hal aggasan maupun program untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan lebih baik di masa yang akan datang," lanjutnya.
Keempat, Ganjar diyakini bukan sosok yang tepat untuk lanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Kelima, tampilan Ganjar Pranowo di publik atau medsos berbeda dengan tampilan keseharian yang sesungguhnya," jelas Gojali.
Lebih lanjut, Gojali meminta para pengurus dan relawan JoMan untuk menunggu keputusan pengurus pusat JoMan terkait capres yang akan didukung mereka untuk 2024.
BACA JUGA: Jalan Rusak Akibat Proyek Tol Jogja, Begini Solusi dari Pemkab Sleman
Sementara itu, Ketua Umum JoMan Immanuel Ebenezer alias Noel menegaskan secara resmi GP Mania resmi bubar per 9 Februari 2019. Noel juga menggarisbawahi, pembubaran dan pemberhentian dukungan ke Ganjar tak berkaitan dengan gagasan perpanjangan jabatan Jokowi.
"Saya ingin mengklarifikasi pembubaran ini tidak ada hubungannya dengan gagasan tiga periode. Kedua, saya juga mendukung Pak Jokowi dua periode. Ketiga, saya juga menolak gagasan perpanjangan pemilu," tegasnya pada kesempatan yang sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Bantul Diperbolehkan Tidak Masuk Kantor
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Roadshow Pelangi di Mars Ramaikan Libur Lebaran 2026 di Jogja
- Klasemen Liga Italia: Inter Unggul, AC Milan dan Napoli Terus Menekan
- Kolaborasi Sony Pictures dan Pop Mart Angkat Labubu ke Layar Lebar
- Malaysia Mundur dari Perjanjian Dagang AS, Ini Sikap Prabowo
- Kedatangan Penumpang KA ke Jakarta Tembus 51 Ribu di H+2 Lebaran
- 2 Insiden Laut Terjadi Pantai Parangtritis, Pengunjung Diminta Waspada
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Mulai Terjadi Selasa Esok
Advertisement
Advertisement







