Advertisement
Jokowi Beri Instruksi ke Prabowo Terkait Informasi Intelijen
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kedua kanan) bersama Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo (kanana) memberikan keterangan kepada wartawan usai melihat pesawat Falcon 8x dan Falcon 7X di Skadron Udara 17, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (28/12/2022). Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyerahkan Pesawat Falcon 7X dan Falcon 8X kepada TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang nantinya akan dioperasikan oleh Skadron Udara 17 VVIP/VIP Lanud Halim Perdanakusuma. ANTARA FOTO - Asprill
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto agar memadukan informasi intelijen yang tersebar di berbagai instansi agar masuk dalam jangkauan kementeriannya.
Hal ini disampaikan usai pengarahan pada Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Tahun 2023, di Jalan Merdeka Barat, Rabu (18/1/2023).
Advertisement
"Di dalam [agenda rapat pimpinan] saya menyampaikan pentingnya Kemenhan menjadi orkestrator bagi informasi-informasi intelijen di semua lini yang kita miliki," katanya di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2023).
BACA JUGA : Beredar Informasi Data Penting BIN Bocor
Lebih lanjut, orang nomor satu di Indonesia ini mengatakan ragam informasi yang dimaksud adalah laporan intelijen yang dimiliki Badan Intelijen Negara (BIN), Polri, hingga Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
"Semuanya itu harus diorkestrasi sehingga menjadi info yang solid, di mana setiap info itu diberikan ke kita [pemerintah pusat] untuk membangun sebuah kebijakan. Sebuah policy atau kebijakan, itu saja kesimpulannya," katanya.
Sekadar informasi, belum lama ini Kepala Negara memang memanggil Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Istana Negara, pada Jumat (6/1/2023). Prabowo menambah daftar sejumlah elite politik yang dipanggil presiden di tengah menguatnya isu reshuffle kabinet.
Kabar ini dibenarkan oleh Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres Bey Machmudin melalui pesan teks kepada wartawan. Dia menyampaikan bahwa ada pertemuan terkait tugas Prabowo di pemerintahan.
Berdasarkan informasi yang diterima, pertemuan Jokowi dengan Prabowo berlangsung mulai 09.30 WIB. Pertemuan digelar tertutup dan tak masuk agenda resmi kepresidenan yang diungkap ke publik.
BACA JUGA : Wiranto Sebut Hasutan Aksi Bukan Asal Tuduh, tapi Informasi
“Tadi Menhan Pak Prabowo minta waktu kepada Bapak Presiden untuk menjelaskan tentang rapim (rapat pimpinan) Kemenhan pada 18 Januari mendatang. Pak Menhan juga mengundang dan mengharapkan kehadiran Bapak Presiden, jika belum ada agenda pada waktu yang sama,” tuturnya melalui pesan teks, Jumat (6/1/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Okupansi Hotel Jogja Turun, Turis Lebaran Pilih Menginap di Kerabat
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik di Terminal Giwangan Jogja Tembus 12.804 Penumpang
- Rute Baru DAMRI Jogja-Semarang PP, Ini Jadwalnya
- Rencana WFH Seminggu Sekali Dinilai Belum Efektif Hemat BBM
- Harga Sayur di Beringharjo Jogja Sempat Melonjak Saat Lebaran 2026
- Update Harga Emas Hari Ini, Antam Naik, UBS dan Galeri24 Turun
- Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisatawan ke Kaliurang dan Breksi Naik
- Libur Lebaran, Arus Kendaraan Jogja Tembus 28 Ribu, Malioboro Padat
Advertisement
Advertisement






