Advertisement

Buka Porseni NU, Erick Thohir Sebut Indonesia Harus Bisa Bersaing dengan Bangsa Lain

Media Digital
Selasa, 17 Januari 2023 - 16:47 WIB
Budi Cahyana
Buka Porseni NU, Erick Thohir Sebut Indonesia Harus Bisa Bersaing dengan Bangsa Lain Erick Thohir (berkemeja gelap) dalam Porseni NU tingkat nasional di Gelanggang Olahraga Sritex Arena, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah (Jateng), Senin (16/1/2023) malam. - Istimewa

Advertisement

SURAKARTA—Ketua Pengarah (SC) peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) Erick Thohir mendukung penuh penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) NU tingkat nasional. Erick juga mendorong Porseni NU bisa lebih rutin digelar.

"Izin saya berharap kegiatan Porseni NU bisa dilakukan setiap tiga tahun sekali," ujar Erick saat membuka Porseni NU tingkat nasional di Gelanggang Olahraga (Gor) Sritex Arena, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah (Jateng), Senin (16/1/2023) malam.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Menurut Pria berdarah Lampung-Majalengka tersebut, Porseni NU tak sekadar ajang olahraga, melainkan juga dapat menjadi fondasi bagi generasi muda dan para santri dalam menyalurkan bakatnya. Erick meyakini siapa pun pemimpinnya, baik yang di pusat atau di daerah berkewajiban mendukung Porseni setiap tiga tahun sekali.

Dalam kesempatan tersebut, Erick juga mengungkapkan peran besar NU dalam kemajuan Indonesia. Melalui ajang G20, ucap Erick, Indonesia sudah mampu sejajar dengan negara-negara besar.

"Tetapi isunya bukan di situ, kalau sekadar mensetarakan itu hanya kebanggaan yang sesaat. Kita justru mulai harus menantang diri kita menjadi bangsa yang berani berkompetisi, bahkan menang, tentu dengan cara-cara yang terhormat," ucap Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tersebut.

Erick mencontohkan peran NU dalam mengawal perjalanan panjang Indonesia. Ia menyebut NU sebagai fondasi Indonesia dengan komitmen mengedepankan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika.

Tentu, lanjut Erick, tantangan ke depan akan lebih besar dengan kehadiran era disrupsi. Erick mengatakan, Indonesia harus dapat beradaptasi agar tidak tertinggal.

"Satu Abad (NU) ke depan, kita sebagai bangsa suka tidak suka, harus mulai beradaptasi dengan perubahan ini, termasuk keluarga besar NU," ungkap dia.

Untuk itu, ucap Erick, sejumlah rangkaian peringatan satu abad NU pun diisi dengan kegiatan yang selaras dengan perkembangan terkini, mulai dari NU Women Festival pada 15 Oktober 2022 di Jakarta dan NU Tech pada 19 Desember 2022 di Malang.

Erick menyampaikan kegiatan NU Women memiliki tujuan untuk mendorong peningkatan pemberdayaan perempuan dalam membantu perekonomian keluarga.

"NU Tech juga sama pentingnya, jangan sampai santri kita tidak kenal teknologi yang merupakan bagian penting untuk kita ke depan, dan yang tidak kalah pentingnya, hari ini Porseni, karena ini yang ada hubungannya dengan hati dan semangat raga kita bagaimana NU dan Indonesia bisa bersaing ke depan dengan bangsa lain," kata Erick. (***)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Fokus Pengembangan Gunungkidul Beralih dari Selatan ke Utara

Gunungkidul
| Rabu, 01 Februari 2023, 23:47 WIB

Advertisement

alt

Seru! Ini Detail Paket Wisata Pre-Tour & Post Tour yang Ditawarkan untuk Delegasi ATF 2023

Wisata
| Rabu, 01 Februari 2023, 14:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement