Advertisement
Seorang Ayah Ubah Jenis Kelamin demi Dapat Hak Asuh Anak

Advertisement
Harianjogja.com, CUENCA—Seorang pria Ekuador memicu kontroversi setelah secara hukum mengubah jenis kelaminnya menjadi perempuan. Bukan seksualitas atau identitas gender yang menjadi alasan perubahannya, melainkan karena ia ingin mendapatkan hak asuh anak perempuannya.
Melansir Oddity Central, pria bernama René Salinas Ramos, ayah dari dua anak perempuan, menghadapi proses hukum untuk hak asuh anaknya yang selama ini tinggal bersama ibunya. Ia meyakini bahwa hukum Ekuador memihak ibu dalam kasus hak asuh dan menstigmatisasi laki-laki.
Advertisement
Ramos menyebut putrinya tinggal di lingkungan yang penuh kekerasan dengan ibu mereka dan bahwa dia tidak melihat anak-anaknya selama lebih dari lima bulan. Hal itu membuatnya memutuskan untuk mengubah jenis kelamin secara hukum untuk menyamakan kedudukan.
“Sekarang saya juga seorang ibu. Begitulah cara saya menganggap diri saya sendiri. Saya sangat yakin dengan seksualitas saya. Apa yang saya cari adalah memberikan cinta dan perlindungan yang dapat diberikan seorang ibu kepada anak-anaknya, ”kata Ramos kepada La Voz del Tomebamba.
Perubahan itu baru saja terjadi pekan lalu. Ia pergi ke Kantor Catatan Sipil di Provinsi Azuay untuk mengubah jenis kelamin di kartu identitasnya. Tidak butuh waktu lama untuk perubahan itu menjadi resmi.
Menurutnya, undang-undang mencabut hak dirinya untuk menjadi orang tua. Ia juga menambahkan bahwa pihak berwenang memandang laki-laki sebagai pencari nafkah semata, sementara secara otomatis menempatkan anak-anak dalam pengasuhan ibunya, apa pun keadaannya.
Kini, setelah ia akhirnya juga menjadi seorang “ibu”, Ramos berharap untuk meningkatkan kesadaran akan penderitaan ayah lain dalam situasi yang sama seperti dirinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Oddity Central
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Belasan Wisatawan Teseret Ombak di Pantai Tiku Agam Sumatra Barat, 1 Meninggal Dunia
- Bandara IKN Siap Beroperasi untuk Pesawat Non-Komersial
- Hasil Seleksi Petugas Ibadah Haji 2025 Diumumkan Kemenag lewat Whatsapp
- Pakar Hukum Sebut SKCK Layak Dihapus, Ini Alasannya
- Presiden Prabowo Tegaskan Evakuasi Warga Palestina ke Indonesia Bukan untuk Relokasi, Ini Syaratnya
Advertisement

Juru Parkir dan Pedagang di Taman Parkir ABA Mengaku Belum Dapat Sosisalisasi Resmi tentang Relokasi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Layanan SIM Corner Ditlantas Polda DIY, Sabtu 12 April 2025, Cek Lokasinya di Sini
- Presiden Prabowo Tegaskan Evakuasi Warga Palestina ke Indonesia Bukan untuk Relokasi, Ini Syaratnya
- Gunungkidul Jadi Penyumbang Trafik Tertinggi Indosat di DIY Selama Ramadan dan Idulfitri
- Dugaan Korupsi Bank BJB: KPK Sita Barang Elektronik dan Sepeda Motor dari Rumah Ridwan Kamil
- Aset Kripto Diklaim Jadi Peluang Investasi Baru di Tengah Gejolak Ekonomi Global
- KKB Papua Bantai Warga Sipil Pendulang Emas, 2 Jenazah Teridentifikasi
- TNI Tembak 3 Polisi Terkait Sabung Ayam, Komnas HAM Desak Penindakan Hukum dengan Adil dan Transparan
Advertisement