Advertisement

Lebih dari 65.000 Penumpang Terlantar di Bandara Filipina, Ini Penyebabnya...

Aprianto Cahyo Nugroho
Selasa, 03 Januari 2023 - 21:17 WIB
Arief Junianto
Lebih dari 65.000 Penumpang Terlantar di Bandara Filipina, Ini Penyebabnya... Puluhan ribu calon penumpang pesawat terlantar setelah Bandar Udara Internasional Ninoy Aquino Filipina mengalami gangguan operasional besar-besaran sejak Minggu (1/1/2023). - Bloomberg

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Bandara Internasional Ninoy Aquino Filipina mengalami gangguan operasional besar-besaran sejak Minggu (1/1/2023) hingga hari ini, Selasa (3/1/2022), lataran gangguan teknis pada sistem lalu lintas bandara

Dilansir dari Bloomberg, gangguan ini membuat ratusan penerbangan tertunda sejak tahun baru dan lebih dari 65.000 penumpang tidak dapat terbang dan menumpuk di bandara.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Asisten manajer umum operator Bandara, Bryan Co mengatakan bandara yang terletak di ibu kota Manila ini diperkirakan akan sepenuhnya normal pada Rabu (4/1/2023) atau Kamis (5/1/2023). “Tidak akan ada lagi penerbangan yang dibatalkan tetapi penundaan diperkirakan akan terjadi,” ungkapnya seperti dilansir Bloomberg.

Bryan mengatakan masalah suplai listrik menyebabkan sistem manajemen lalu lintas bandara Manila offline selama beberapa jam pada Minggu. Adapun Departemen Perhubungan Filipina telah meluncurkan penyelidikan terkait dengan hal ini.

BACA JUGA: Unik! Penumpang Pesawat Terakhir YIA di 2022 Dikalungi Selendang Batik

Juru bicara Philippine Airlines Inc. Cielo Villaluna mengatakan bahwa maskapai kemungkinan akan penumpukan penumpang yang disebabkan oleh gangguan tersebut dalam beberapa pekan ke depan.

Maskapai nasional tersebut telah mengerahkan pesawat yang lebih besar dan penerbangan tambahan untuk menormalkan operasi. Cebu Air Inc. juga sedang mengupayakan pemulihan jaringannya.

Otoritas Penerbangan Sipil Filipina berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk memastikan keselamatan penumpang.

"Semua prosedur sudah ada, termasuk untuk kontingensi, jadi kami akan siap untuk merespons kalau-kalau hal itu terjadi lagi," ungkap Edgardo Diaz, wakil direktur otoritas penerbangan nasional tersebut.

Diaz mengatakan bahwa otoritas siap untuk menjawab pertanyaan dari anggota parlemen ketika mereka melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Puluhan Karung Terguling di Nambangan Bantul dan Sulit Dievakuasi

Bantul
| Rabu, 01 Februari 2023, 13:17 WIB

Advertisement

alt

Orang Jogja Wajib Tahu! Ini Arti 4 Prasasti yang Tertempel di Tugu Jogja

Wisata
| Rabu, 01 Februari 2023, 10:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement