Advertisement
Covid-19 Meningkat di Beijing, Ini yang Disiapkan Pemerintah China
Warga mengenakan masker di stasiun kereta di Beijing, China, Jumat (24/1 - 2020). / Yomiuri Shimbun via Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah pakar kesehatan mengungkapkan bahwa berbagai faktor telah memicu peningkatan kasus Covid-19 parah di Beijing, saat China secara umum mencatat peningkatan kasus penyakit menular pernapasan pada musim dingin.
Beberapa pasien lanjut usia (lansia) mengalami kondisi parah setelah tertular varian Omicron. Namun, Kepala Departemen Pengobatan Pernapasan dan Perawatan Kritis di Rumah Sakit Beijing Li Yanming menyebut mereka akan pulih dari infeksi setelah mendapatkan perawatan. Saat ini di rumah sakit tersebut sebagian besar pasiennya merupakan lansia.
Advertisement
Wakil kepala Rumah Sakit Chao-Yang Beijing Tong Zhaohui mengatakan rumah sakit itu menerima rata-rata 350 hingga 400 pasien demam dan sekitar 500 pasien dengan kondisi darurat setiap hari dalam beberapa hari terakhir.
China telah menyiapkan fasilitas medis untuk menangani kasus parah di saat negara itu melaporkan kenaikan jumlah pasien dengan kondisi tersebut. Rumah sakit kelas tiga harus menerima pasien Covid-19 dengan kondisi parah serta pasien dengan berbagai penyakit bawaan kritis, kata seorang pejabat di Komisi Kesehatan Nasional China Jiao Yahui.
Ia menambahkan, pasien lansia dengan penyakit bawaan dan anak-anak harus langsung dipindahkan ke rumah sakit kelas tiga segera setelah kondisi mereka mengalami perubahan.
Rumah sakit kelas tiga merupakan kelas tertinggi dalam sistem klasifikasi tiga tingkat di China. Rumah sakit dalam klasifikasi tersebut memiliki jumlah ranjang rumah sakit paling banyak dan menyediakan layanan medis yang komprehensif.
Otoritas daerah telah diminta untuk membuat rencana darurat, kata Jiao, seraya mengungkapkan bahwa ketika mengatur ambulans, pasien dengan keadaan darurat serta kondisi kritis dan parah harus diprioritaskan.
Dia juga mendesak upaya untuk meningkatkan jumlah pekerja yang bertugas menerima panggilan darurat, dan fasilitas medis untuk memberikan layanan konsultasi daring sepanjang waktu.
Mengantisipasi kemungkinan tekanan pada sumber daya medis di tingkat wilayah selama libur Tahun Baru dan Festival Musim Semi mendatang, Jiao mengatakan rumah sakit kelas tiga akan memberikan panduan yang lebih intensif bagi rumah sakit tingkat wilayah dan mengirim personel ke rumah sakit tersebut untuk memberikan bantuan.
Otoritas daerah harus mengirim kendaraan medis keliling dan tim medis ke daerah pedesaan dan memberikan layanan medis untuk membantu perawatan pasien Covid-19, ujar Jiao, seraya menuturkan bahwa dukungan kota untuk wilayah dan mekanisme rujukan pasien harus tersedia guna memastikan kasus-kasus parah dari daerah pedesaan dapat dipindahkan ke rumah sakit yang lebih besar secara tepat waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang
Advertisement
Berita Populer
- Bentrokan Saat Protes, Lima Orang Tewas di Iran
- Tiga Pemotor Tertimpa Pohon Tumbang di Mojolaban, 1 Orang Meninggal
- Polresta Sleman Selidiki Keributan Driver Ojol dan Jukir di Depok
- Pinus Pengger Dlingo Dilengkapi Glamping, Dorong Wisata Berkelanjutan
- Dituduh Curi Topi, Driver Ojol di Bantul Diduga Dianiaya Penghuni Kos
- Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Dipastikan Tak Naik, Segini Biayanya
- Awal 2026, Bupati Gunungkidul Rotasi 110 Pejabat, Ini Daftarnya
Advertisement
Advertisement




