Festival Kethoprak, Disbud Fokus Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
Workshop Bekali Kontingen Festival Kethoprak DIY 2026, Disbud Fokus pada Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) /Istimewa
SOLO—Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo, optimistis partainya bakal lolos dan bisa berlaga di Pemilu 2024.
“Target kami menang Pemilu 2024, paling enggak masuk lima besar. Kami ajukan sesuai mekanisme ada caleg dan sebaginya,” ujar Tuntas, Rabu (7/12/2022).
PKR telah mengajukan gugatan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) agar bisa dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu 2024. Sebab menurut dia PKR telah memenuhi prasyarat sebagai parpol peserta Pemilu 2024.
“Kalau data dukungan kami melebihi dari batas minimal yang ditentukan, seperti 100 persen provinsi, 75 persen kabupaten/kota kami sudah 100 persen, 50 persen tingkat kecamatan kami 90 persen,” tutur dia,
Begitu juga untuk data dukungan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Tanda Anggota (KTA) PKR, Tuntas menyebut sudah di angka 274.000-an. Jumlah tersebut jauh di batas minimal yang ditentukan yaitu 182.000 KTP/KTA.
“Kemarin masalah waktu kami tak bisa mendapatkan Bintek yang ditetapkan KPU. Di jangka waktu 1 Agustus sampai 14 Agustus 2022 penetapan Sipol itu, kami masih mencari untuk aplikasi, sehingga terlambat memasukkan,” urai dia.
Tuntas mengungkapkan dalam proses itu PKR tidak mendapatkan Bintek pengisian Sipol yang digelar KPU untuk partai-partai politik (parpol). Sehingga PKR menurut dia mengalami kesulitan ketika harus mengisi aplikasi Sipol yang dimaksud.
“Kami tidak dapat bintek, dan praktik di lapangan, begitu sudah masuk pun tahu-tahu logout sendiri. Dan kalau logout itu harus mengulang lagi dari awal. Kami juga sudah memasukkan 30 lebih provinsi, tapi di KPU tidak terbaca,” kata dia.
Setahu Tuntas pengisian Sipol sekadar alat bantu, tidak menjadi alat penentu lolos atau tidaknya parpol sebagai peserta Pemilu 2024. Sehingga pihaknya mengajukan gugatan ke DKPP sebagai respons atas yang dialami partainya.
“Sebetulnya kalau di UU KPU, Sipol itu adalah alat bantu, bukan alat penentu. Maka kami maju ke DKPP untuk menindaklanjuti itu,” ujar dia. Ihwal permohonan yang diajukan PKR ke DKPP menurut dia supaya bisa ditetapkan lolos.
“Kami mengharapkannya seperti itu. Pengajuan kami ke DKPP seperti itu, langsung ke penetapan. Sebab dari 34 provinsi kami sudah memenuhi, kabupaten atau DPD, dan kecamatan. Data dukungan kami sampai 270.000 an,” urainya.
Tuntas menyebut tidak adanya tokoh nasional di PKR dirasakan telah membuat partai ini kesulitan ketika mendaftar sebagai peserta Pemilu 2024. Namun dia tetap optimistis PKR bisa lolos ke Pemilu 2024 dan masuk lima besar parpol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Workshop Bekali Kontingen Festival Kethoprak DIY 2026, Disbud Fokus pada Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
BGN memprioritaskan pembangunan dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi untuk mempercepat intervensi gizi penerima manfaat.
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.
PAD sektor wisata Gunungkidul mencapai Rp43,3 miliar hingga akhir Juli 2026 dan melampaui target di tengah evaluasi penarikan retribusi.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) resmi meluncurkan Pusat Pengembangan Bahasa untuk Kompetensi, Komunikasi, dan Bisnis pada Rabu (29/7/2026).
Sebanyak 45 kebakaran lahan terjadi di Bantul hingga 26 Juli 2026, mayoritas dipicu pembakaran sampah yang tidak diawasi.