PDIP DIY Ajak Kader Doakan Guruh Soekarnoputra
DPD PDI Perjuangan DIY menyampaikan dukacita atas wafatnya Guruh Soekarnoputra dan mengajak kader serta simpatisan mendoakan almarhum.
Sugiyanto, 50 memaparkan inovasinya berupa Aeropressure dalam ajang Krenova Kota Magelang 2022./Istimewa-Pemkot Magelang-ds
MAGELANG—Bagi warga di perkotaan dengan lahan dan sumber daya alam yang terbatas, memelihara ikan bukanlah hal mudah karena dibutuhkan air dengan kadar oksigen yang cukup untuk tumbuh kembang ikan. Kondisi ini biasanya didapatkan dari air yang mengalir.
Seorang warga Kupatan, Kedungsari, Kota Magelang, bernama Sugiyanto, 50, membuat inovasi alat bernama Aeropressure yang bisa menjadi solusi meningkatkan kadar oksigen dalam air.
"Aeropressure merupakan alat pemecah air untuk menghasilkan volume oksigen di dalam air, yang bisa untuk kolam atau tambak. Jadi bisa menjadi solusi untuk memelihara ikan dalam air yang tidak mengalir, seperti di perkotaan," katanya, Kamis (8/12/2022).
Ia menjelaskan kandungan oksigen sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang ikan di kolam. Saat ini telah ada teknologi untuk meningkatkan oksigen pada air. Namun, pada umumnya hanya mampu menghasilkan gelembung udara di bawah kurang lebih 20 cm dari permukaan air.
Dari kecintaannya pada alat elektronik, Sugiyanto merancang Aeropressure untuk menghasilkan gelembung udara pada air dengan cara memompa udara kemudian menyemprotkan ke dalam air sehingga menghasilkan gelembung–gelembung udara yang dapat diatur besar kecilnya gelembung.
Aeropressure juga disebut sebagai pompa angin yang terkompresi sehingga mendapatkan tekanan udara yang kuat. Aeropressure mempunyai kemampuan tekan yang tinggi dengan memadukan pompa klep sistem piston yang digerakan oleh induksi magnet yang teraliri listrik arus DC.
"Aeropressure ini bisa mengambil input daya dari listrik PLN dengan arus AC dikonversi ke DC, dari energi matahari, generator tenaga angin atau air maupun dari accu. Energi yang dibutuhkan lebih hemat," jelasnya.
Untuk kebutuhan kolam ukuran 25 meter persegi kedalaman satu meter, hanya dibutuhkan daya listrik maksimal 450 watt. Alat ini cocok untuk kolam berbagai jenis ikan maupun tambak udang. Jika diproduksi secara massal, Sugiyanto memperkirakan harga alat ini sebesar Rp6 jutaan.
"Untuk produksi alat ini, kami membuka sistem pendampingan. Jadi alat akan dipasang di lokasi, menyesuaikan dengan ukuran dan kebutuhan kolam. Kami juga akan mengajak penggunanya agar berkumpul menjadi satu komunitas untuk belajar dan bekerja bersama," tambah Sugiyanto.
Inovasi aeropressure ini berhasil mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kota Magelang sebagai Juara 3 Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) 2022. Krenova merupakan program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Magelang untuk menumbuhkan budaya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat Kota Magelang.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang, Didin Saepudin menjelaskan inovasi perlu dilakukan masyarakat supaya sebuah kegiatan tidak monoton dan cara baru bisa lebih efektif dan efisien.
"Ada kriteria karya bisa disebut inovasi, yaitu bermanfaat, bisa direplikasi, tidak berbenturan dengan norma, kebaharuan dan keberlanjutan," katanya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPD PDI Perjuangan DIY menyampaikan dukacita atas wafatnya Guruh Soekarnoputra dan mengajak kader serta simpatisan mendoakan almarhum.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Perbaikan Jalan Srandakan-Poncosari-Pandansimo Bantul mencapai 43,309 persen, melampaui target dan ditargetkan selesai 28 Desember 2026.