Advertisement

Jelang Libur Nataru, PT KAI Waspadai 646 Titik Rawan

Anitana Widya Puspa
Kamis, 08 Desember 2022 - 12:47 WIB
Jumali
Jelang Libur Nataru, PT KAI Waspadai 646 Titik Rawan Foto ilustrasi. - dok Humas Daop 6 Yogyakarta

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mewaspadai 646 titik rawan yang berpengaruh terhadap kemanan jalur kereta api jelang libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru yang juga memasuki musim hujan dengan cuaca ekstrem.

BACA JUGA: Libur Nataru, Bantul Siapkan 60 Personel Kawal Objek Wisata

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menjelaskan salah satu aspek penting yang dilakukan pengecekan dalam kegiatan inspeksi ini adalah keamanan jalur kereta api, karena saat ini sudah memasuki musim hujan. Seluruh titik-titik rawan banjir, longsor, dan amblesan diidentifikasi, diperkuat dan dilakukan penjagaan ekstra.

Didiek memaparkan terdapat sebanyak 646 titik rawan pada berbagai jalur KA yang rencananya akan dijaga oleh 45 petugas pemeriksa jalur ekstra dan 62 petugas daerah rawan.

“Di samping itu, KAI juga menyediakan alat dan material yang ditempatkan tersebar di sepanjang jalur kereta api. Hal ini bertujuan jika dalam keadaan darurat, perbaikan dapat segera dilakukan,” ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (7/12/2022).

KAI berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan, khususnya pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2023. Masyarakat tidak perlu ragu untuk menggunakan jasa KAI karena telah menerapkan protokol kesehatan sesuai yang ditetapkan pemerintah.

“Saya meminta kepada seluruh jajaran untuk mempersiapkan Angkutan Natal dan Tahun Baru sebaik mungkin. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memudahkan, melancarkan, dan memberikan keselamatan bagi seluruh perjalanan kereta api kita sampai dengan Nataru selesai," tekannya.

Masa Angkutan Nataru merupakan salah satu momen penting KAI setiap tahunnya. Pada waktu tersebut terjadi peningkatan jumlah pelanggan kereta api yang signifikan sehingga perlu dilakukan persiapan ekstra pada seluruh aspek layanan KAI.

Adapun inspeksi yang telah dilakukan oleh Didiek meliputi kesiapan sarana dan prasarana, seperti lokomotif, kereta, fasilitas stasiun, dan jalur KA yang harus dalam kondisi andal dan siap operasi. KAI juga memastikan kesiapan SDM di bidang operasional dan pelayanan bekerja sesuai prosedur, mengutamakan keselamatan, serta tetap harus menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Perjalanan inspeksi dilakukan selama tiga hari dan terbagi menjadi dua perjalanan, lintas utara dan selatan Pulau Jawa. Inspeksi lintas utara Jawa dimulai dari Stasiun Gambir menuju Cirebon, Tegal, Semarang Tawang, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Probolinggo, Jember, hingga Ketapang. Sedangkan untuk jalur selatan, perjalanan dimulai dari Stasiun Gambir, Padalarang, Bandung, Purwokerto, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Blitar, Malang, dan berakhir di Surabaya Gubeng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

BPS Rilis Ekonomi DIY Melesat, Sektor Pariwisata Jadi Pengungkit

Jogja
| Selasa, 07 Februari 2023, 08:37 WIB

Advertisement

alt

Ingin Melancong Sendirian? Ini Daftar 15 Negara yang Aman bagi Solo Traveler Perempuan

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 07:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement