Advertisement

Kantor Nasdem Dilempar Telur Busuk, Demokrat Curiga Ada yang Ingin Adu Domba

Surya Dua Artha Simanjuntak
Minggu, 04 Desember 2022 - 12:27 WIB
Budi Cahyana
Kantor Nasdem Dilempar Telur Busuk, Demokrat Curiga Ada yang Ingin Adu Domba Bakal calon presiden dari Partai Nasdem Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AH) di kantor DPP Partai Demokrat Jakarta, Jumat (7/10/2022). - JIBI/Bisnis.com/Pernita Hestin Untari

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Partai Demokrat menanggapi pelemparan telur busuk ke Kantor Nasdem.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani curiga ada kekuatan yang ingin mengadu domba sesama masyarakat Indonesia menjelang Pemilu 2024.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Kamhar menyampaikan dugaan tersebut setelah terjadi aksi pelemparan telur busuk dan kaos kaki ke Kantor DPW Nasdem Aceh pada Sabtu (3/11/2022) pagi.

Dia pun meminta agar masyarakat tetap tak terbawa suasana. Jangan sampai terjadi kekacauan yang berpotensi membuat Pemilu 2024 ditunda.

"Kami mengajak masyarakat agar tak terpancing dan bisa menahan diri, karena bukan tidak mungkin ada kekuatan yang ingin membenturkan sesama masyarakat agar terjadi kekacauan yang bisa menjadi pintu masuk untuk penundaan pemilu," ujar Kamhar dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/11/2022).

Dia sangat menyayangkan ada tindakan provokatif seperti itu. Kamhar berpendapat gaya politik masyarakat Aceh dan bahkan Indonesia secara keseluruhan tak seperti itu, khususnya dalam menyikapi perbedaan politik.

"Kita sudah menjalani berulang kali pemilu namun tak ada praktek serendah dan sehina ini sebelumnya," klaimnya.

Kamhar pun meminta aparat kepolisian bertindak tegas untuk menyelesaikan kasus tersebut agar tak menular ke daerah lain.

Apalagi, selama ini dia merasa ada saja upaya penjegalan konsolidasi politik untuk perubahan. 

"Setelah gagal narasi fitnah dan hoax membendung aspirasi perubahan, kini bergeser pada aksi-aksi fisik yang bisa memicu terjadinya gesekan di masyarakat," ucap Kamhar.

Anies diyakini akan diusung sebagai calon presiden (capres) oleh calon koalisi yang terdiri dari Partai Nasdem, Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Belakangan, mereka menyebut diri sebagai Koalisi Perubahan.

Beberapa pekan belakangan, Anies juga mulai melakukan safari politik keliling Indonesia. Pada Jumat (2/11/2022), Anies berkunjung ke Aceh untuk menemui sukarelawan dan tokoh masyarakat di sana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

BPS Rilis Ekonomi DIY Melesat, Sektor Pariwisata Jadi Pengungkit

Jogja
| Selasa, 07 Februari 2023, 08:37 WIB

Advertisement

alt

Ingin Melancong Sendirian? Ini Daftar 15 Negara yang Aman bagi Solo Traveler Perempuan

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 07:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement