Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi
Mengawali tiga bulan pertama 2026, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp37,2 triliun atau tumbuh 1,5% YoY
PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta melakukan penyalaan serentak kepada 224 Pelanggan sektor agrikultur dengan total daya 2.717.000 VA./Istimewa
BREBES—PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta melakukan penyalaan serentak kepada 224 Pelanggan sektor agrikultur dengan total daya 2.717.000 VA.
Secara simbolis penyalaan pelanggan tersebut dilakukan di PT Agri Indo Sejahtera, Kabupaten Brebes pada Rabu (30/11). Penyalaan Pelanggan di sektor agrikultur ini sebagai bukti dukungan PLN untuk memajukan perekonomian paska pandemi di wilayah Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta, khususnya di Kabupaten Brebes.
Dalam sambutannya mewakili General Manager, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Ari Prasetyo Nugroho menyampaikan komitmen PLN untuk memberikan layanan yang cepat untuk mendukung perekonomian.
“Pelanggan-pelanggan harus cepat kita, PLN, layani agar nantinya perekonomian bisa maju terus dan perekonomian juga semakin baik” ungkapnya.
Ari Prasetyo juga menambahkan, percepatan layanan tersebut termasuk didalamnya permohonan sambungan listrik di sektor agrikultur seperti pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan sesuai dengan program Electrifying Agriculture dari PLN.
Pada Kesempatan yang sama, Yulia Hendrawati, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Brebes menyampaikan rasa terima kasih kepada PLN atas dukungan untuk pelanggan sektor agrikultur. Beliau juga menyatakan bahwa bawang merah yang menjadi ikon dari Kabupaten Brebes merupakan komoditas penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional, oleh karenanya membutuhkan perhatian khusus.
“Komoditas ini (bawang merah) merupakan salah satu komoditas pangan yang tidak dapat digantikan manfaatnya oleh komoditas lain dan berpengaruh besar bagi perekonomian nasional karena berperan dalam penyumbang inflasi nasional” ungkapnya.
Lebih lanjut Yulia menyatakan, dengan dukungan listrik yang memadai, bawang merah dapat disimpan pada cold storage untuk mengurangi penyusutan dari semula 30-40% menjadi 7-9% saja.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Brebes, Zaenudin, yang turut hadir dalam acara ini juga menambahkan bahwa dalam rangka meningkatkan perekonomian, selain sektor pertanian, perlu diperhatikan sektor lainnya seperti UMKM atau pelaku bisnis kecil.
Manager Operasional PT Agri Indo Sejahtera, Ikhwan Arief mengakui bahwa usahanya terbantu dengan kemudahan pelayanan dari PLN. PT Agri Indo Sejahtera merupakan salah satu dari 224 pelanggan PLN yang dinyalakan secara serentak melalui proses tambah daya.
“Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan dari PLN terkait kemudahan proses penambahan daya dan sosialisasi terhadap rekan-rekan kami nantinya” ucap Ikhwan.
Sinergi antar lembaga, mulai dari Pemerintahan, PLN dan pelaku usaha merupakan salah satu faktor kunci dalam upaya peningkatan perekonomian daerah. Sesuai dengan salah satu misi PLN yaitu mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi, PLN berkomitmen untuk mencukupi kebutuhan listrik masyarakat dengan mengutamakan kemudahan layanan. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mengawali tiga bulan pertama 2026, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp37,2 triliun atau tumbuh 1,5% YoY
Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyebut dugaan fabrikasi riset oleh WNI di Denmark dilakukan untuk memperoleh travel grant konferensi internasional.
Kasus leptospirosis Sleman mencapai 59 kasus pada 2026. Dinkes juga menguji tikus untuk mengantisipasi potensi penyebaran hantavirus.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menargetkan transplantasi hati tersedia di 34 provinsi untuk menekan pasien berobat ke luar negeri.
PWM DIY meluncurkan instrumen KPI sekolah Muhammadiyah dan menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan Singapura untuk peningkatan mutu.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menargetkan penyelesaian sekitar 900 berkas permohonan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang hingga kini masih mengantre. Pemkot