Advertisement

Jokowi Bahas Isu Pangan dan Energi Saat Ketemu Joe Biden

Fitri Sartina Dewi
Minggu, 13 November 2022 - 13:57 WIB
Jumali
Jokowi Bahas Isu Pangan dan Energi Saat Ketemu Joe Biden Presiden Jokowi seusai berolahraga di Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (13/12/2020). - ANTARA/Biro Pers Setpres

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu Presiden Amerika Serikat, Joe Biden dalam gelaran KTT Asean-AS yang digelar di Kamboja.

Dalam Pertemuan tersebut, AS dan Asean sepakat menjalin Kemitraan Komprehensif Strategis Asean-Amerika Serikat (AS).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

BACA JUGA : Presiden Jokowi Undang Presiden FIFA

Presiden Jokowi berharap kemitraan yang diluncurkan dalam KTT Asean-AS di Kamboja kali ini bisa menjadi bagian dari solusi menghadapi situasi dunia yang sedang menghadapi tantangan yang luar biasa.

Harapan tersebut Presiden Jokowi sampaikan saat berbicara sebagai negara koordinator dialog KTT Asean-AS yang dihadiri pemimpin Asean dan Presiden AS Joe Biden di Hotel Sokha, Phnom Penh, Sabtu (12/11/2022) sore.

“Kemitraan ini diluncurkan di saat dunia sedang hadapi tantangan yang luar biasa. Saya ingin membacakan ringkasan Asean Common Sense, di mana kemitraan Asean-AS dapat berkontribusi menjadi bagian dari solusi,” kata Jokowi dikutip dari laman resmi Setkab, Minggu (13/11/2022).

Ada tiga hal yang dikemukakan Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut. Pertama, Presiden mendorong perwujudan kemitraan bagi perdamaian dan stabilitas kawasan. Asean menginginkan kehadiran AS di kawasan membawa energi positif bagi perdamaian.

“Dukungan AS terhadap sentralitas Asean juga harus diterjemahkan dalam aksi nyata khususnya peran Asean sebagai agenda-setter dinamika di kawasan dan pembentukan arsitektur kawasan yang inklusif,” ujarnya.

Advertisement

Hal kedua yang disampaikan Kepala Negara adalah membangun kemitraan untuk ketahanan kawasan dan global. Sinergi kebijakan harus didorong untuk memastikan stabilitas sistem keuangan, dukungan likuiditas, dan efektivitas kebijakan ekonomi.

“Upaya membangun ketahanan pangan juga harus menjadi prioritas utama. Saya harap Asean dan AS dapat bekerja sama dalam peningkatan kapasitas produksi pangan, pengembangan bibit unggul, pemanfaatan teknologi pertanian, dan penguatan strategi ketahanan pangan di kawasan,” katanya.

Adapun, hal ketiga yaitu menciptakan kemitraan untuk masa depan berkelanjutan. Presiden Jokowi mengatakan Asean berkomitmen kuat mewujudkan masa depan berkelanjutan. Sebagai contoh, Asean akan tingkatkan penggunaan energi terbarukan hingga 23 persen pada 2025.

Advertisement

“Kami apresiasi komitmen AS untuk clean energy di kawasan. Kerja sama Asean-AS dapat diarahkan untuk mendorong investasi dan alih teknologi rendah karbon, membuka lapangan kerja baru dalam transisi energi, dan menciptakan kerangka regulasi dan pendanaan yang kondusif,” ungkapnya.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT Asean-AS yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini: Kecuali Bantul, Siang Ini Semua Wilayah Hujan

Jogja
| Senin, 05 Desember 2022, 10:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement