Advertisement

Menkes Sebut Kematian 159 Anak Dominan Disebabkan Obat yang Mengandung ED dan EDG

Indra Gunawan
Rabu, 02 November 2022 - 20:07 WIB
Bhekti Suryani
Menkes Sebut Kematian 159 Anak Dominan Disebabkan Obat yang Mengandung ED dan EDG Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan faktor dominan kematian 159 anak adalah keracunan obat sirop yang terpapar etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

Kesimpulan tersebut berasal dari tahapan pengujian yang dilakukan Kemenkes terhadap anak-anak yang meninggal dunia.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Kemudian dicek, pertama di seluruh anak -anak, 34 anak dulu, 74 persen toxic ada darahnya itu ED dan EDG. Lebih dari 50 persen di rumah anak-anak itu ada cairan obatnya yang mengandung ED dan EDG,” ujar Budi saat Raker bersama Komisi IX DPR RI bersama BPOM di Gedung Nusantara 1 DPR RI, Rabu (2/11/2022).

Budi mengungkapkan meski begitu, pihaknya tidak bisa memastikan 100 persen anak-anak tersebut meninggal lantaran obat yang tercemar ED dan EDG. Namun, dia kembali memastikan faktor dominannya adalah karena senyawa kimia dalam obat.

“Saya kira tidak akan 100 persen penyebabnya diketahui apa, tapi kita begitu tahu faktor risiko besar obat, dengan fakta fakta yang disampaikan kita ambil keputusan itu tadi. Dan itu terbukti turun drastis pasien-pasien yang masuk rumah sakit,” terang Budi.

Budi mengungkapkan kondisi terkini terkait kasus gagal ginjal akut di tanah air, saat ini termonitor ada 325 kasus gagal ginjal akut di seluruh Indonesia.

Menurut dia, ada konsentrasi di beberapa provinsi tertentu khususnya di daerah Sumatra Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Untuk sebaran, DKI Jakarta menjadi yang paling tinggi.

BACA JUGA: Jokowi Ternyata Sejak Awal Dukung Prabowo Capres 2024

Advertisement

"Meninggalnya 178 dari 325 sekitar 54 persem. Ini sudah menurun dari kondisi sebelumnya yang sempat mencapai 60 persen," kata Budi.

Berikut sejumlah produk obat sirup dengan cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) di tiga industri farmasi.

PT Afifarma

Advertisement

Paracetamol Drops

Paracetamol Sirup Rasa Peppermint

Vipcol Sirup

PT Yarindo Farmatama

Advertisement

Flurin DMP Sirup

PT Universal Pharmaceutical Industries

Unibebi Cough Syrup

Unibebi Demam Drop

Unibebi Demam Syrup

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini: Kecuali Bantul, Siang Ini Semua Wilayah Hujan

Jogja
| Senin, 05 Desember 2022, 10:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement