Advertisement

25.000 Warganet Tanda Tangani Petisi Desak Iwan Bule PSSI Mundur

Taufan Bara Mukti
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 21:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
25.000 Warganet Tanda Tangani Petisi Desak Iwan Bule PSSI Mundur Ketua Umum PSSI Komjend Polisi Mochamad Iriawan . Bisnis - Himawan L Nugraha

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Desakan agar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule, mundur dari jabatannya terus bergelora lewat petisi di media sosial.

Melalui laman Change.org, desakan agar Iwan Bule dituangkan dalam bentuk petisi.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Petisi itu pun mendapat respons besar dari warganet. Terbukti, hingga Sabtu (8/10/2022) sore, petisi bertajuk "Tragedi Kanjuruhan, Desak Ketua Umum dan Pengurus PSSI Mengundurkan Diri" itu telah ditandatangani oleh 25 ribu netizen.

"Kita juga meminta Ketua Umum dan semua pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mundur dari jabatannya, sebagai bentuk hormat dan respect terhadap korban tragedi kerusuhan Stadion Kanjuruhan, Malang dan untuk pembenahan sepakbola secara keseluruhan," tulis Suhari Ete yang jadi penggagas petisi tersebut.

Baca juga: 5 Bansos yang Cair Bulan Oktober 2022, Lengkap dengan Cara Pencairannya

Tak hanya satu, ada pula petisi lain yang digagas oleh Suporter Sepak Bola Indonesia dan Masyarakat Pecinta Sepak Bola Indonesia di laman tersebut.

Jumlah netizen yang menandatangani petisi kedua itu kini sudah mencapai 15 ribu orang.

Iwan Bule juga telah mendengar desakan netizen untuk memintanya mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI.

Advertisement

Namun, eks Kapolda Jabar itu menyebut dirinya tak menyalahi aturan apapun hingga harus mundur.

"Saya tidak tahu, nanti tanyakan saja pada yang buat petisi mundur itu, karena aturan sudah ada. Aturan sudah tahu sebelumnya? Sudah tahu ya? Baca saja di situ," ujar Iwan Bule.

Iwan Bule berdalih, dirinya tetap menjalankan tanggung jawabnya dalam bentuk mengunjungi korban tragedi Kanjuruhan dan melihat lokasi kejadian.

Advertisement

Tragedi Kanjuruhan terjadi selepas laga Arema FC vs Persebaya dalam lanjutan Liga 1 2022-2023, Sabtu (1/10/2022).

Kejadian nahas ini bermula ketika terjadi bentrokan antara suporter dan pihak keamanan. Total 131 korban jiwa berjatiuhan akibat insiden tersebut.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Stok Darah di PMI DIY Sabtu 3 Desember 2022

Jogja
| Sabtu, 03 Desember 2022, 14:37 WIB

Advertisement

alt

Rawat Ribuan Ikan di Sungai, Rumah Pria Ini Jadi Rujukan Wisata

Wisata
| Sabtu, 03 Desember 2022, 14:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement