Advertisement

Siswa SMAK Frateran Ndao Ende Flores Naik Kapal Ekspedisi ke Jawa Tengah

Media Digital
Senin, 12 September 2022 - 11:17 WIB
Budi Cahyana
Siswa SMAK Frateran Ndao Ende Flores Naik Kapal Ekspedisi ke Jawa Tengah Siswa dari SMAK Frateran Ndao Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, di Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah, Minggu (11/9). - Istimewa

Advertisement

SEMARANG—Lantunan lagu Garuda Pancasila menggema di Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah, Minggu (11/9). Lagu itu dinyanyikan oleh paduan suara siswa dari SMAK Frateran Ndao Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Anak-anak dari Kota Pancasila itu bertemu Ganjar usai mengikuti ajang Soegijapranoto Choral Festival ke-II yang digelar Universitas Katholik Soegijapranoto, Semarang. Perjuangan mereka membuahkan hasil medali emas kategori Mix Youth dengan lagu Tuhan Berapa Lama Lagi. Mayor Da Gomes, Guru ekstra paduan Suara SMAK Frateran Ndao terharu atas kesempatan bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Sangat bangga terharu juga tidak menyangka bahwa kami bisa ketemu pak gubernur,” katanya usai bertemu Ganjar.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Guru asal Maumere mengaku senang dengan sambutan Ganjar Pranowo yang begitu hangat. Pertemuan itu, kata dia, membayar perjuangan panjang para siswa yang datang jauh dari Kota Pancasila itu. “Pak Ganjar sambutannya sangat hangat, dan welcome terhadap kami, dan kami juga sungguh-sungguh merasa senang dan bahagia beliau sudah menerima kami,” ujarnya.

Gubernur Ganjar Pranowo terkesan mendengarkan cerita perjuangan para siswa SMAK Frateran Ndao itu. Perjuangan menuju Jawa Tengah menggunakan kapal ekspedisi, kata Ganjar, akan jadi kenangan indah di kemudian hari.

“Itu semua akan jadi catatan. kalau gini kan berjuang, nanti kelak ada jadi penyanyi profesional, seniman, atlet, politisi, akan bisa berjenjang. Kita dulu ke sana naik kapal barang, ceritanya lebih dramatis dan membanggakan” kata Ganjar.

Dalam perjumpaan itu, Ganjar menitip pesan pada guru-guru SMAK Frateran Ndao. Mereka punya pekerjaan rumah yang besar dalam mendidik para siswa meraih masa depan. “Bimbing mereka, PR bapak ibu guru ini harus bisa menggali bakat anak-anaknya. Mungkin dia nggak suka IPA, IPS, Kimia, Fisika, tapi bagus suaranya itu dibimbing. Nah ini tugas guru. Anak-anak belajar yang giat, pokoknya semangat terus,” katanya.

Pada kesempatan itu, Ganjar menerima kain Sarung Ende. Ganjar dan para siswa itu juga sempat bernyanyi bersama lagu Garuda Pancasila. (ADV)

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Lakukan PKM, Tim UAD Dukung Program Indonesia Bebas Stunting

Gunungkidul
| Kamis, 29 September 2022, 10:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement