Advertisement

Komnas HAM Ungkap Foto Kondisi Jenazah Brigadir J Usai Ditembak di Rumah Sambo

Setyo Aji Harjanto
Kamis, 01 September 2022 - 16:47 WIB
Bhekti Suryani
Komnas HAM Ungkap Foto Kondisi Jenazah Brigadir J Usai Ditembak di Rumah Sambo Komnas HAM menampilkan foto jenazah Brigadir J. Komisioner Komnas HAM Choirul Anam - Bisnis / Setyo Aji Harjanto

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menunjukkan foto jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua alias Brigadir J sesaat setelah ditembak di rumah Dinas Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022.

Dalam foto yang ditampilkan Komnas HAM tersebut terlihat Brigadir J mengenakan celana jeans biru. Namun, foto tersebut disensor dengan alasan prinsip hak asasi manusia.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan bahwa foto itu diambil kurang dari satu jam setelah Brigadir J ditembak.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

"Ini kami dapatkan foto tanggal 8 Juli 2022, tidak sampai 1 jam setelah persitiwa penembakan ini, posisinya maaf kami blur," katanya di Gedung Komnas HAM, Jakarta, Kamis (1/9/2022).

Anam mengatakan foto tersebut pada awal persitiwa sempat dihapus. Namun, pihaknya bisa menemukan foto tersebut.

Sebelumnya, Komnas HAM resmi mengakhiri pemantauan dan penyelidikan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua alias Brigadir J.

Penyelidikan ini resmi berakhir setelah Komnas HAM menyelesaikan dan menyerahkan Laporan serta rekomendasi terkait Pembunuhan Brigadir J, kepada pihak Polri.

BACA JUGA: Gandeng BCS, Manajemen PSS Sleman Bentuk Tim Advokasi untuk Tuntaskan Kasus Kematian Aditya

"Bahwa tugas Komnas HAM dalam Pemantauan dan penyelidikan [Kasus Brigadir J] kami akhiri," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di Gedung Komnas HAM, Jakarta, Kamis (1/9/2022).

Advertisement

Damanik mengatakan meski penyelidikan sudah berakhir, pihak Komnas HAM masih terus akan melakukan pengawasan dalam proses hukum kasus ini.

Selain itu, Komnas HAM juga telah menyampaikan laporan terkait kasus tersebut yakni pembunuhan Brigadir J yang dilatarbelakangi kekerasan seksual.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Lakukan PKM, Tim UAD Dukung Program Indonesia Bebas Stunting

Gunungkidul
| Kamis, 29 September 2022, 10:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement