IHSG Menguat Usai Data PDB, Saham DCII hingga AMMN Melonjak
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Puluhan perahu nelayan yang berjajar di pinggir Pantai Baron, Rabu (16/1/2019)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, WONOGIRI — Program Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) Puskesmas Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, menyasar kepada dua kelompok nelayan di daerah setempat sejak awal 2022. Program tersebut diterapkan sekali dalam sebulan.
Program UKK Puskesmas Wuryantoro diawali dengan petugas mendatangi kelompok nelayan. Terdapat 4-5 petugas yang diterjunkan di dua kelompok nelayan di Wuryantoro. Para petugas terdiri atas dokter, pengemudi, pelayan, hingga laboran.
Pemeriksaan kepada nelayan dilakukan secara gratis.Program UKK ditujukan menekan risiko cedera dan komplikasi penyakit yang jamak diderita nelayan.
“Di Wuryantoro sudah ada lima kelompok nelayan. Kemungkinan, hampir di setiap desa ada tapi warganya bergabung-gabung ke kelompok lain. Tahun ini, kami berfokus di dua kelompok, Mina Tirta dan Nila Sari,” kata Kepala Puskesmas Wuryantoro, Titik Setiyaningsih, Rabu (31/8/2022).
Di Wuryantoro tak mempunyai pabrik besar seperti di Selogiri atau Ngadirojo. Di sisi lain, mayoritas warga di Wuryantoro bekerja sebagai nelayan dan petani.“Ada petani sebenarnya tapi tidak bisa semuanya karena kelompok tani itu banyak. Kami belum mampu,” imbuhnya.
Pengelola Program Kesehatan Lingkungan Puskesmas Wuryantoro, Ike Widyastuti, mengatakan mayoritas nelayan menderita hipertensi berdasarkan hasil pemeriksaan selama kurun waktu Januari-Agustus 2022.
Hal itu disebabkan faktor usia dan waktu tidur yang kurang. Rata-rata, usia para nelayan di rentang 18 tahun hingga 65 tahun. Di luar itu terdapat dua nelayan yang berumur 70 tahun.
“Kedua faktor itu saling berpengaruh. Soalnya, pekerjaan nelayan itu kan harus menyesuaikan dengan waktu. Pagi-pagi harus berangkat jam sekian. Kalau waktu tidurnya tidak disesuaikan maka hipertensi rentan terjadi. Bagi nelayan yang menderita hipertensi akan dirujuk ke puskesmas untuk diobati dan didampingi dokter agar penyakitnya tak merembet jadi komplikasi,” ucapnya, Rabu (31/8/2022).
Berdasar pendataan hasil program UKK, 9 Agustus 2022, sebanyak 21 dari 30 nelayan yang tergabung dalam Kelompok Mina Tirta mengalami hipertensi. Di sisi lain, sebanyak enam dari 16 nelayan yang tergabung dalam Kelompok Nila Sari mengalami hipertensi. Mereka telah diberi penyuluhan dan obat agar kondisi itu tak menjadi parah.
Program UKK disambut baik oleh para nelayan Wuryantoro. Pelaksanaan UKK yang dilaksanakan pagi hari dapat menggantikan arisan bulanan Kelompok Nelayan Mina Tirta di malam hari.
“Mereka dapat menyesuaikan kami. Program UKK dilaksanakan setiap pagi,” kata Ike.
Ike berharap Program UKK dapat membantu para nelayan agar terhindar dari risiko cedera dan penyakit komplikasi saat mencari ikan di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri.
“UKK ini fungsinya memantau dan melayani sehingga risikonya tidak terjadi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Dinpar Kota Jogja mendorong hotel, restoran dan usaha wisata mengelola sampah mandiri melalui PARAMITA demi pariwisata berkelanjutan.
Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan penanganan ODOL dilakukan dari hulu hingga hilir dengan ETLE Hub untuk mencapai zero ODOL pada 2027.
The 1O1 Yogyakarta Tugu kembali menggelar 12th Anniversary THE 1O1 Yogyakarta Tugu: Sketch Tour Kotagede dengan mengangkat kawasan Kotagede sebagai objek
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Matheus Fornazari langsung mencetak gol perdana untuk PSS Sleman. Pengalaman di Liga Thailand membuat adaptasinya berlangsung cepat.