Temuan Ulat hingga Dugaan Keracunan, SPPG Gagaksipat Boyolali 5 Diadukan
PAUD/KB Kids Fun Education Boyolali mengadukan SPPG Gagaksipat 5 terkait dugaan keracunan MBG, temuan ulat, dan hasil pemeriksaan laboratorium.
Puluhan perahu nelayan yang berjajar di pinggir Pantai Baron, Rabu (16/1/2019)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, WONOGIRI — Program Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) Puskesmas Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, menyasar kepada dua kelompok nelayan di daerah setempat sejak awal 2022. Program tersebut diterapkan sekali dalam sebulan.
Program UKK Puskesmas Wuryantoro diawali dengan petugas mendatangi kelompok nelayan. Terdapat 4-5 petugas yang diterjunkan di dua kelompok nelayan di Wuryantoro. Para petugas terdiri atas dokter, pengemudi, pelayan, hingga laboran.
Pemeriksaan kepada nelayan dilakukan secara gratis.Program UKK ditujukan menekan risiko cedera dan komplikasi penyakit yang jamak diderita nelayan.
“Di Wuryantoro sudah ada lima kelompok nelayan. Kemungkinan, hampir di setiap desa ada tapi warganya bergabung-gabung ke kelompok lain. Tahun ini, kami berfokus di dua kelompok, Mina Tirta dan Nila Sari,” kata Kepala Puskesmas Wuryantoro, Titik Setiyaningsih, Rabu (31/8/2022).
Di Wuryantoro tak mempunyai pabrik besar seperti di Selogiri atau Ngadirojo. Di sisi lain, mayoritas warga di Wuryantoro bekerja sebagai nelayan dan petani.“Ada petani sebenarnya tapi tidak bisa semuanya karena kelompok tani itu banyak. Kami belum mampu,” imbuhnya.
Pengelola Program Kesehatan Lingkungan Puskesmas Wuryantoro, Ike Widyastuti, mengatakan mayoritas nelayan menderita hipertensi berdasarkan hasil pemeriksaan selama kurun waktu Januari-Agustus 2022.
Hal itu disebabkan faktor usia dan waktu tidur yang kurang. Rata-rata, usia para nelayan di rentang 18 tahun hingga 65 tahun. Di luar itu terdapat dua nelayan yang berumur 70 tahun.
“Kedua faktor itu saling berpengaruh. Soalnya, pekerjaan nelayan itu kan harus menyesuaikan dengan waktu. Pagi-pagi harus berangkat jam sekian. Kalau waktu tidurnya tidak disesuaikan maka hipertensi rentan terjadi. Bagi nelayan yang menderita hipertensi akan dirujuk ke puskesmas untuk diobati dan didampingi dokter agar penyakitnya tak merembet jadi komplikasi,” ucapnya, Rabu (31/8/2022).
Berdasar pendataan hasil program UKK, 9 Agustus 2022, sebanyak 21 dari 30 nelayan yang tergabung dalam Kelompok Mina Tirta mengalami hipertensi. Di sisi lain, sebanyak enam dari 16 nelayan yang tergabung dalam Kelompok Nila Sari mengalami hipertensi. Mereka telah diberi penyuluhan dan obat agar kondisi itu tak menjadi parah.
Program UKK disambut baik oleh para nelayan Wuryantoro. Pelaksanaan UKK yang dilaksanakan pagi hari dapat menggantikan arisan bulanan Kelompok Nelayan Mina Tirta di malam hari.
“Mereka dapat menyesuaikan kami. Program UKK dilaksanakan setiap pagi,” kata Ike.
Ike berharap Program UKK dapat membantu para nelayan agar terhindar dari risiko cedera dan penyakit komplikasi saat mencari ikan di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri.
“UKK ini fungsinya memantau dan melayani sehingga risikonya tidak terjadi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAUD/KB Kids Fun Education Boyolali mengadukan SPPG Gagaksipat 5 terkait dugaan keracunan MBG, temuan ulat, dan hasil pemeriksaan laboratorium.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di DIY pada 9-11 November 2026. Hujan sedang dan gelombang laut 2,5 meter perlu diwaspadai.
Hujan deras dan badai di Gaza merendam 70.000 tenda pengungsi Palestina. Ribuan keluarga kehilangan tempat berlindung.
Helikopter Eurocopter Super Puma jatuh di Sungai Barito saat misi pemadaman karhutla. Tiga kru dipastikan selamat oleh BNPB.
Piala Ketua DPRD DIY diikuti peserta berbagai daerah. Ajang lomba burung berkicau ini diharapkan menggerakkan ekonomi dan mendukung konservasi.
JJLS Gunungkidul-Bantul ditargetkan dibuka untuk umum pada 2027. Kelok 23 akan dilengkapi rest area, gardu pandang, dan patung ikonik.