Advertisement

Duh! 47.915 Desa di Indonesia Belum Bisa Akses Air Bersih

Afiffah Rahmah Nurdifa
Senin, 29 Agustus 2022 - 22:07 WIB
Arief Junianto
Duh! 47.915 Desa di Indonesia Belum Bisa Akses Air Bersih Pekerja mengisi air bersih ke dalam jerigen untuk dijual di Muara Angke, Jakarta. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2021, sebanyak 83.843 desa masih belum mendapatkan layanan air minum bersih. Dari jumlah itu, tercatat sebanyak 47.915 desa/kelurahan di antaranya belum memiliki akses air minum bersih.

Sementara sisanya, seperti diklaim oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) lewat program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) sebanyak 35.928 desa sudah tersasar program tersebut sejak 2008 hingga Agustus 2022.

Direktur Air Minum, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Anang Muchlis mengatakan Pamsimas dapat terlaksana lewat beberapa sumber pendanaan, di mana secara keseluruhan mencapai Rp14,4 triliun.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Dia menjabarkan jumlah anggaran tersebut terdiri dari porsi APBN 57,8 persen dan porsi APBD, APBDes, Kontribusi Masyarakat dan Swasta/CSR sebanyak 42,2%.

"Sementara porsi APBN terdiri dari Rp4,04 triliun [48,6%] merupakan loan dan grant dan Rp4,28 triliun [51,4%] merupakan Rupiah Murni," kata Anang dalam acara Pertemuan Wrap Up Pamsimas 2008-2022, Senin (29/8/2022).

BACA JUGA: Catat Tanggalnya! Bansos BBM Rp600.000 Cair 1 September 2022

Pelaksanaan Pamsimas diketahui telah berhasil membangun SPAM di 35.000 desa per kelurahan dengan sambungan sebanyak 4,4 juta sambungan.

Sementara itu, panjang pipa yang terpasang dari program ini yaitu mencapai 85.982 km. Adapun total debit air yang dimanfaatkan masyarakat mencapai 56,39 meter kubik/detik.

"Inovasi yang dikembangkan antara lain pembiayaan pengembangan SPAM melalui skema kredit mikro, dengan total kredit yang tersalurkan sebesar Rp17,6 miliar dan pengembangan teknologi tepat guna," jelasnya.

Advertisement

Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah mengapresiasi capaian program Pamsimas, meski di sisi lain dia menyadari masih perlu kerja keras untuk mencapai target.

"Namun demikian, masih ada hal yang perlu ditingkatkan yaitu pengelolaan pelayanan air minum oleh masyarakat. Kami juga masih menyisakan tantangan untuk desa-desa yang belum mendapatkan layanan air minum," ujarnya.

Advertisement

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

BPBD DIY Akan Luncurkan 55 Sekolah Aman Bencana

Jogja
| Senin, 03 Oktober 2022, 23:27 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement