Advertisement

Masalah Finansial Bikin Gen Z dan Milenial Stress, Ini Tipsnya!

Rinaldi Mohammad Azka
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 22:27 WIB
Bhekti Suryani
Masalah Finansial Bikin Gen Z dan Milenial Stress, Ini Tipsnya! Ilustrasi financial freedom atau kebebasan finansial - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Generasi milenial dan Gen Z mesti memperhatikan kesehatan mental terutama yang berasal dari faktor finansial. Penting memperhatikan pengelolaan keuangan sejak muda.

Keuangan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi faktor pemicu rasa cemas dan khawatir. Di balik keuangan yang sehat, terdapat mental yang kuat adalah idiom yang menggambarkan hubungan sebab dan akibat antara kondisi finansial dan psikologi manusia. 

Ike Widiawati, Deputy Head of Research Sinarmas Sekuritas, mengatakan kesalahan banyak orang berhutang memenuhi gaya hidup. Padahal utang yang sehat adalah utang produktif, salah satunya seperti KPR karena utang jangka panjang dengan bunga fix atau floating dalam tahap rendah serta memiliki aset kepemilikan.

BACA JUGA: Resmi Tersangka, Roy Suryo Dijerat Pasal Berlapis

"Kesulitan membedakan gengsi dan kebutuhan menyebabkan kesulitan dalam pengaturan keuangan yang pada akhirnya menimbulkan buruknya kesehatan mental," jelasnya, Sabtu (6/8/2022).

Sementara itu, Psikolog Satu Persen Diah Nurayu menjelaskan kondisi psikologis juga turut mempengaruhi produktivitas hingga perilaku ekonomi seseorang.

"Saat awal pandemi, kita melihat banyak perilaku panic buying karena sangat khawatir terhadap hal-hal yang terjadi di masa depan. Kalau kesehatan mental kita baik, kita bisa meregulasi emosi dengan bagus, maka kita akan mencapai produktivitas yang prima,” ujar Diah.

Business Development Manager Sinarmas Sekuritas Sandy Afriliando Putra menerangkan lima dari satu orang tidak nyenyak tidur karena masalah keuangan, sehingga perencanaan keuangan diperlukan sebagai salah satu bentuk persiapan masa depan. Perencanaan penting sekali untuk meminimalisir ketidakpastian.

Investasi menjadi salah satu instrumen pengelolaan keuangan menuju kebebasan finansial yang membutuhkan kondisi psikologis yang kuat. Dibutuhkan kesabaran dalam berinvestasi.

"Jika kita disiplin [berinvestasi], maka kita akan bisa mencapai kebebasan finansial, sehingga terbebas dari stres finansial, dan SimInvest bisa menjadi aplikasi terbaik bagi generasi muda untuk memulai investasi,” ujar Sandy.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Streaming Starjoja FM
alt

Penelitian: Air Hujan di Kota Jogja Tercemar Mikroplastik, Paling Parah di Tugu

Jogja
| Sabtu, 13 Agustus 2022, 12:07 WIB

Advertisement

alt

Menikmati Pemandangan Tujuh Gunung dari Ngablak Magelang

Wisata
| Jum'at, 12 Agustus 2022, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement