Advertisement
Kota-kota Ini Terancam Tenggelam karena Pemanasan Global, Jakarta Salah Satunya

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Pemanasan global adalah proses pemanasan Bumi secara bertahap. Selama sekitar satu abad terakhir, kenaikan suhu Bumi ini telah meningkat secara signifikan, dan itulah yang mengkhawatirkan.
Dengan gaya hidup populasi manusia, telah terjadi peningkatan dramatis dalam pembakaran bahan bakar fosil yang menyebabkan peningkatan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer.
Advertisement
Kenaikan suhu bumi ini menyebabkan gelombang panas yang hebat, mencairnya lapisan es dan naiknya permukaan laut.
Dengan naiknya permukaan laut, sebagian besar tempat yang dekat dengan laut menghadapi bahaya tenggelam. Sayangnya, banyak dari tempat-tempat ini adalah kota-kota besar.
Berikut ini beberapa tempat di dunia yang terancam menghilang karena adanya pemanasan global yang kian meresahkan seperti dilansir dari Times of India.
1. Jakarta, Indonesia
Jakarta terletak tepat di sebelah Laut Jawa dan sudah mengalami erosi akibat kenaikan permukaan laut. Ditambah dengan pemompaan air tanah yang berlebihan yang terjadi di kota untuk mendukung penduduknya, yang menyebabkan tanah tenggelam. Jadi kalau kita gabungkan tenggelamnya daratan dan naiknya permukaan air laut, hasil akhirnya adalah Jakarta akan tenggelam dalam waktu dekat.
2. Kota New York, AS
Itu dikelilingi oleh perairan Samudra Atlantik. Kota ini baru-baru ini mengalami banyak bencana alam seperti badai dan banjir. Ketika kenaikan permukaan laut digabungkan dengan bencana alam ini, sangat jelas bahwa, jika tidak semua, sebagian besar Kota New York dapat tenggelam dalam beberapa tahun dari sekarang.
3. Miami, Amerika Serikat
Penelitian menunjukkan bahwa pada akhir abad ini, sangat mungkin kota Miami akan tenggelam. Sudah, permukaan laut Miami naik lebih cepat daripada yang lain, yang menyebabkan seringnya banjir dan masalah terkait banjir lainnya seperti kontaminasi air minum dan perusakan properti.
4. Venesia, Italia
Venesia tenggelam dengan cepat dan telah mengalami beberapa banjir paling serius yang pernah ada. Kota ini bahkan memperkenalkan sistem penahan banjir di seluruh kota untuk membantu mengatasi masalah banjir, tetapi tindakan pencegahan ini tidak begitu efektif; pada tahun 2020, kota ini kembali mengalami banjir yang sangat serius.
5. Dhaka, Bangladesh
Studi menunjukkan bahwa sebagian besar ibu kota Bangladesh akan terendam air pada awal 2050. Tidak hanya itu, lebih dari 70% negara itu akan menghadapi banjir yang menghancurkan karena naiknya permukaan laut. Kota ini sudah menghadapi masalah genangan air yang besar, yang hanya akan menambah masalah yang akan dihadapi masyarakat.
6. Rotterdam, Belanda
Lebih dari 90% kota sudah berada di bawah permukaan laut. Meskipun kota Rotterdam memiliki sistem penyimpanan air yang sangat besar untuk memerangi banjir, sudah menjadi rahasia umum bahwa sistem penyimpanan air ini akan meluap setelah beberapa saat.
7. Lagos, Nigeria
Kota terbesar di negara itu memiliki garis pantai yang rendah dan erosi garis pantainya adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Nigeria dalam hal pemanasan global. Ini akan menjadi tugas besar bagi negara untuk merelokasi penduduk pesisir ke tempat yang lebih aman. Jelas bahwa tanpa beberapa tindakan pencegahan drastis, tidak mungkin menghentikan kehancuran kota yang sedang menuju.
8. Bangkok, Thailand
Dengan kota yang saat ini tenggelam dengan kecepatan lebih dari 1 cm per tahun, Bangkok menghadapi ancaman serius tenggelamnya air, lebih cepat dari yang diperkirakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik Lebaran, Tol Semarang-Solo Bakal Dibikin Satu Arah Saat Kendaraan Menumpuk
- Libur Lebaran, Belasan Rumah TNI di Asrama Gajah II Terbakar
- Prison Break Sorong, Tujuh Narapidana Lapas Kabur dengan Melubangi Tembok Pakai Sendok Makan
- Pemerintah Jepang Keluarkan Peringatan Ancaman Gempa Dahsyat, Perkiraan Korban hingga 300 Ribu Orang
- Penjualan Tiket Bus Lebaran di Sukoharjo Lesu, Banyaknya PHK Diduga Jadi Penyebab
Advertisement

Penyaluran Dana Penguatan Modal 2024 di Sleman Mencapai Rp3,09 Miliar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- PM Anwar Beri Bantuan Tunai untuk Korban Terbakarnya Pipa Petronas Gas Berhand
- PMI Sediakan Hadiah dan Suvenir Bagi Pendonor
- Sehari, 41.197 Kendaraan Keluar dari Pintu Tol di Klaten
- Arus Balik via Transportasi Udara Dimulai Hari Ini
- Menteri Karding Larang Warga Kerja di Kamboja dan Myanmar, Ini Alasannya
- Warga Wonogiri Ditemukan Meninggal di Sungai Code, Berikut Penjelasan Kepala Desa
- Bikin Septitank, Penyintas Gunung Lewotobi Temukan 16 Granat
Advertisement
Advertisement