Advertisement

Menteri Bahlil Sebut IKN Harga Mati

Ni Luh Anggela
Rabu, 20 Juli 2022 - 22:37 WIB
Bhekti Suryani
Menteri Bahlil Sebut IKN Harga Mati Huma Betang Umai, karya SHAU Architectures, Studi APTA dan Cilaki memenangkan juara kedua desain Istana Wakil Presiden (Wapres) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara / Dok. Kementerian PUPRrn

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menekankan proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tidak akan mundur.

Hal tersebut disampaikan Bahlil dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kementerian Investasi/BKPM pada Rabu (20/7/2022). "Menurut saya tidak ada kata mundur, IKN harga mati dan harus jalan terus," katanya.

Bahlil menyebutkan, sudah ada beberapa investor yang berminat melakukan investasi di IKN, beberapa diantaranya berasal dari Uni Emirat Arab, Korea, Taiwan, China dan banyak lagi.

BACA JUGA: Covid-19 di Sleman Naik Lagi, Warga Makin Banyak Berdatangan ke Isoter

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Lebih lanjut dia menuturkan, alasan para investor tertarik berinvestasi di IKN lantaran IKN didesain sebagai kawasan ramah lingkungan dan high-technology. Selain itu, harga tanahnya pun terbilang murah.

"Yang ketiga kawasan-kawasan awalnya ini dibangun pemerintah terkait dengan infrastruktur dasar sehingga kecenderungan untuk nilai ekonominya tinggi itu udah di depan mata," jelas dia.

Alasan lainnya, karena para investor juga berminat membangun investasi di Indonesia. Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo mengajak para pemimpin redaksi untuk mengunjungi IKN.

Bahlil menuturkan, maksud kunjungan tersebut adalah untuk melihat dari dekat apa yang telah dilakukan pemerintah dari sekarang.

"Apa  yang telah kita lakukan dari sekarang, 2023 apa yang selesai, 2024 setelah kita pindah apa yang sudah selesai," ujarnya.

Bahlil juga mengungkapkan, dirinya telah mengatur pertemuan lagi untuk Presiden Jokowi ke Korea Selatan.  Dia mengatakan, Posco, produsen baja terbesar keempat di dunia, tertarik melakukan investasi.

Oleh karena itu, dia berharap masyarakat Indonesia tak pesimistis dengan pembangunan IKN.

"Hati-hati,  jadi pesimis itu nanti nggak ada orang yang suka loh. Kalau diri kita aja nggak mampu percaya diri kita, terus siapa lagi yang percaya?," tanyanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Senin Datang Lagi, Hujan atau Panas Hari Ini?

Jogja
| Senin, 30 Januari 2023, 08:17 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement