Advertisement

Rp6,5 Triliun Dibutuhkan untuk Rampungkan 13 Bendungan

Muhammad Ridwan
Sabtu, 09 Juli 2022 - 06:07 WIB
Budi Cahyana
Rp6,5 Triliun Dibutuhkan untuk Rampungkan 13 Bendungan Suasana proyek pembangunan Bendungan Ciawi dan Sukamahi di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (15/2/2022). ANTARA FOTO - Yulius Satria Wijaya

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membutuhkan anggaran tambahan untuk menyelesaikan pembangunan bendungan pada tahun depan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dengan alokasi pagu tahun anggaran 2023, pihaknya hanya dapat menyelesaikan 3 bendungan.

“Kalau dengan alokasinya, kita lagi minta tambahan alokasi untuk bisa menyelesaikan 13, tapi yang bisa secara fisik diselesaikan 3 dengan anggaran dipa saat in.i, yang dibutuhkan Rp6,5 triliun” ujarnya di Jakarta, Jumat (8/7/2022).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Adapun, untuk tahun anggaran 2023, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air hanya mendapatkan alokasi pagu indikatif senilai Rp35,8 triliun.

Dari jumlah itu, Rp9,32 triliun dialokasikan untuk pembangunan bendungan dengan target melanjutkan 24 pembangunan dan penyelesaian 3 bendungan.

Kementerian PUPR menargetkan Bendungan Cipanas, Bendungan Karian, dan Bendungan Sepaku Semoi untuk selesai pada tahun depan.

Basuki mengatakan apabila tambahan alokasi anggaran Rp6,5 triliun pada tahun depan, maka target pemerintah untuk membangun 61 bendungan hingga 2024 masih dapat tercapai.

“Tahun ini 9, tahun depan 13, sisanya 2024,” ungkapnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

ORI Sebut Keuntungan Seragam Sekolah Capai Rp10 Miliar, Disdikpora DIY: Terlalu Bombastis

Jogja
| Selasa, 27 September 2022, 18:57 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement