Alfamart Sahabat Posyandu Gandeng Kalbe Nutritionals, Jangkau 2.800 Penerima Manfaat
Program Alfamart Sahabat Posyandu kembali digelar dengan menggandeng Kalbe Nutritionals melalui Morinaga Chil*Go! pada September 2026
Pertemuan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) dengan Plt Dubes Malaysia untuk Indonesia (kiri), Adlan Mohd Shaffieq di rumah jabatan gubernur, Selasa (5/7/2022)./Ist
SEMARANG-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut baik kedatangan Plt Dubes Malaysia untuk Indonesia, Adlan Mohd Shaffieq di rumah jabatan gubernur, Selasa (5/7/2022). Potensi kerjasama dibicarakan mulai dari energi hingga pangan.
Adlan dan Ganjar terlibat obrolan asyik selama satu jam. Keduanya membahas potensi kerjasama antara Indonesia dan Malaysia. Salah satunya adalah perkembangan kawasan industri di Batang. Adlan mengatakan, ada banyak potensi kerjasama yang bisa dilakukan.
“Tadi [diskusi] tentang penguatan korporasi dan kolaborasi antara dua negara dan perusahaan Malaysia khususnya di Jawa Tengah. Ada banyak kesempatan kerjasama dalam bidang energi hijau, dalam hal pembangunan, kolaborasi pangan,” ujar Adlan usai perjumpaannya.
Adlan menyampaikan apresiasi tinggi pada Ganjar yang bersedia menemuinya. Pada kesempatan itu pula, Adlan mengatakan dalam waktu dekat akan segera ada pejabat definitif Dubes Malaysia untuk Indonesia.
“Sekali lagi terimakasih pak gubernur atas waktunya dan ternyata kita punya pembahasan yang sangat bagus,” ujarnya.
Baca juga: Sosok dan Karisma Ganjar Pranowo Selalu Menjadi Daya Tarik Banyak Orang
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, Indonesia dan Malaysia sama potensinya dalam pengembangan energi dan pangan. Situasi geopolitik dunia perlu disikapi dengan cermat.
“Maka kerjasama antar Indonesia Malaysia mesti lebih ditingkatkan,” tegasnya.
Peningkatan kerjasama dan konsolidasi, lanjut Ganjar, antara lain pengembangan sumber daya alam yang dimiliki ke dua negara yang tergabung di ASEAN. Terutama kelapa sawit.
“Kita bisa saling support untuk kita bisa punya daya tahan tinggi sehingga negara-negara asean dalam konteks energi dan pangan punya resilience, punya ketangguhan,” ujarnya.
Dengan visi tersebut, Ganjar optimistis negara di Asean akan bisa lebih tangguh menghadapi pergolakan yang terjadi di dunia. Sehingga tidak bergantung pada dominasi satu atau dua negeri saja.
“Kalau Malaysia sama Indonesia juaranya soal kelapa sawit dan minyak goreng, kita juaranya maka kita mesti bicara lebih banyak kaitan dengan suplai dunia juga termasuk pengendalian harganya ini antara lain,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ganjar mengatakan potensi kerjasama lain yang juga dibahas adalah terkait pengembangan energi hijau. Dalam hal ini terkait electric vehicle.
“Indonesia punya natural resources yang cukup bagus tinggal kolaborasi antar negara inilah yang bisa mendapatkan nilai tambah dari natural resources kita untuk didevelop menjadi produk lain yang punya nilai tambah,” ujarnya.
Diskusi, lanjut Ganjar, juga terkait dengan isi sektoral lainnya. Seperti masalah penyakit lain di masing-masing negara yang muncul setelah pandemi Covid-19.
“Nah kerjasama kedua negara inilah yang mesti kita lakukan dan tentu saja tidak lama lagi akan ada duta besar definitif, mudah-mudahan nanti kita bisa berbincang untuk mengimplementasikan kerjasama antar dua negara,” tandasnya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program Alfamart Sahabat Posyandu kembali digelar dengan menggandeng Kalbe Nutritionals melalui Morinaga Chil*Go! pada September 2026
Ratusan siswa SMKN 1 Boyolangu Tulungagung mengeluh diare usai santap menu MBG. Dinkes amankan sampel makanan untuk uji laboratorium.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 18 September 2026 melayani 24 perjalanan rute Stasiun Tugu-YIA PP. Cek jam keberangkatan dan waktu tempuhnya.
Forum Warek Akademik Perguruan Tinggi se-Indonesia 2026 di Unhas fokus membahas mitigasi kecurangan SNPMB dan empat isu strategis.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 18 September 2026 beserta lokasi Satpas, Syarat perpanjangan SIM A dan SIM C aktif agar tak antre.
Mentan Amran Sulaiman instruksikan Bapanas tindak tegas beras fortifikasi melanggar aturan. DPR dukung pencabutan izin usaha pelaku.