Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
KPK menetapkan eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus korupsi kuota haji 2023–2024. Ada dugaan jual-beli kuota hingga Rp1 miliar.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan kenaikan kasus Covid-19 tidak lepas dari keputusan sejumlah negara yang melonggarkan kebijakan protokol kesehatan (prokes).
"Hasil diskusi dengan epidemiolog, kenaikan kasus [di sejumlah Negara] disebabkan karena kurang kewaspadaan dari beberapa negara dan terlalu terburu-buru mengendurkan protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi," katanya dalam konferensi pers, dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Senin (4/7/2022).
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa untuk Indonesia, kondisinya masih jauh lebih baik dibandingkan kondisi negara lain, sebab masyarakat Indonesia jauh lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan gencar melakukan vaksinasi.
"Protokol kesehatan sudah ditetapkan pemerintah yaitu tetap menggunakan masker di dalam ruangan, atau ada kerumunan atau kondisi badan tidak sehat dan kita bebas tidak menggunakan masker di ruangan terbuka itu memang secara konsisten kita jalankan," ujarnya.
Budi pun mengatakan, meskipun kasus Covid-19 di Indonesia saat ini mengalami kenaikan akibat varian BA4 dan BA5, tetapi pada saat yang sama, kasus Covid-19 secara umum juga mengalami pelandaian.
"Jadi sekarang kita juga melihat walaupun kasusnya naik, tetapi pelandaian mulai terjadi baik di Jakarta maupun di Indonesia," katanya.
Budi menjelaskan mengenai karakter kenaikan kasus Covid-19 yang mencapai puncaknya setelah 30-40 hari. Budi mengatakan Indonesia juga bakal mengalami hal yang sama dalam beberapa hari ke depan.
"Indonesia sudah sekitar 30 hari. Jadi, kita mungkin masih ada waktu satu atau minggu ke depan. Kalau kita bandingkan dengan negara-negara lain seharusnya puncaknya sudah tercapai," ujarnya.
Budi menyampaikan varian BA4 dan BA5 di Indonesia sudah lebih dari 80 persen tersebar. Bahkan, varian tersebut sudah mencapai 100 persen di Jakarta.
"Jadi biasanya itu puncak tercapai kalau dominasi satu varian sudah tinggi. Nah sekarang di Indonesia BA4 BA5 sudah lebih dari 80 persen dari varian yang kita genome sequencing. Bahkan untuk di DKI Jakarta sudah 100 persen itu adalah varian BA4 dan BA5," tuturnya.
Budi mengatakan, saat dominasi varian kasus Covid-19 sudah hampir mencapai 100 persen, penurunan bakal mulai terjadi. Hal itu terlihat dari pengalaman kenaikan kasus Covid-19 di luar negeri dan di Indonesia sebelumnya.
"Saat dominasi Delta itu sudah hampir 100 persen dari populasi virusnya. Itu mulai terjadi penurunan. Demikian juga pada saat Omicron sudah hampir 100 persen dari yang kita genome sequencing varian Omicron, mulai terjadi penurunan," ujar Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
KPK menetapkan eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus korupsi kuota haji 2023–2024. Ada dugaan jual-beli kuota hingga Rp1 miliar.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman terus dikebut. Pemasangan girder di Ring Road Utara ditarget selesai Juni 2026, termasuk pembangunan ramp off.
OpenAI meluncurkan ChatGPT Finance yang bisa terhubung ke rekening bank dan investasi untuk analisis keuangan personal pengguna.
Ekonom UAJY menilai pelemahan rupiah tetap berdampak ke warga desa dan kritik pernyataan Prabowo soal dolar AS.
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Apple mulai uji produksi chip iPhone dan Mac di Intel untuk kurangi ketergantungan pada TSMC di tengah tekanan AI dan geopolitik