Advertisement
Perang Hari ke-129: Presiden Ukraina Kecam Serangan Rusia di Odesa
Warga membersihkan puing-puing di sebelah gedung perkantoran yang ditembaki malam sebelumnya di dekat pusat kota Kharkiv saat serangan Rusia ke Ukraina di Kharkiv, Ukraina. REUTERS - Leah Millis
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Serangan Rusia ke Ukraina sudah memasuki hari ke-129 atau sudah memasuki minggu ke-18 dari serangan awal yang mereka lakukan.
Pada hari ini, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengecam apa yang dilakukan pasukan Rusia di wilayah Odesa. Sebab, dalam serangan tersebut Zelensky menganggap Rusia melakukannya dengan sengaja dan mengakibatkan tewasnya 21 orang di wilayah Odesa.
Advertisement
Selain kejadian tersebut terdapat beberapa kejadian lain yang terjadi pada hari ke-129 ini.
Melansir dari Guardian, Sabtu (02/7/2022) berikut rangkuman perang Rusia vs Ukraina hari ke-129:
Ukraina Tuduh Rusia Gunakan Senjata Fosfor
Hal ini dikatakan oleh tentara Ukraina yang melihat pesawat-pesawat SU-30 angkatan udara Rusia dua kali melakukan serangan dengan bom fosfor di pulau Zmiinyi. Diketahui, hal ini terjadi pada sehari setelah penarikan pasukan Rusia di pulau ular wilayah Laut Hitam.
Uni Eropa Singgung Masalah Lingkungan Dalam Pemulihan Ukraina
Komisaris Uni Eropa pada bidang lingkungan, Virginijus Sinkevicius memperingatkan bahwa dampak lingkungan dari konflik yang terjadi akan berpengaruh kepada generasi selanjutnya.
Virginijus melihat bagaimana kondisi lingkungan di Ukraina dalam perang dengan Rusia akan sangat rusak dan perlunya pembenahan yang di bidang lingkungan yang lebih diperhatikan.
Zelensky Mulai Hubungi Para Pimpinan Amerika Latin
Per hari ini, Zelensky sudah menghubungi beberapa pimpinan dari negara Amerika Latin untuk mencari dukungan kepada negara tersebut. Selain itu, komunikasi yang dilakukan oleh Zelensky merupakan cara dirinya untuk membuka dan menjalin hubungan baik dengan pemimpin di negara- negara latin.
Amerika Serikat Kembali Beri Bantuan ke Ukraina
Hari ini, AS kembali memberikan bantuan sebesar US$820 juta. Diketahui, bantuan tersebut mencakup beberapa peralatan perang seperti sistem rudal udara baru dan radar kontra artileri untuk menanggapi serangan jarak jauh Rusia.
Perdana Menteri Inggris Dapat Gelar Kehormatan di Rusia
Boris Johnson, telah menerima gelar Warga Kehormatan Odesa. Pada hari ini, walikota Odesa, Henadiy Trukhanov, menandatangani perintah dan memberikan Johnson sebuah lencana Kehormatan Hryhoryia Marazly derajat I, II, III, yang secara otomatis memberinya gelar kehormatan dari pemerintah Odesa, Ukraina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Operasi Keselamatan Progo 2026 Mampu Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Konser 510 di Jogja Padukan Orkestra dan Budaya Jawa
- Marbot Masjid di Sleman Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis
- Hotel 1O1 STYLE Jogja Bahas Cinta Sehat Saat Valentine
- DPR Tekankan Anggaran Pendidikan 20 Persen untuk Madrasah
- Belasan Rip Current Terdeteksi di Parangtritis hingga Pantai Depok
- Persita Bangkit, Kalahkan PSBS Biak 2-1 di Indomilk Arena
- Prabowo Negosiasi Tarif AS, Apindo Minta Sektor Padat Karya Diutamakan
Advertisement
Advertisement







