Advertisement

Sambut Waisak, Pemerintah Siapkan 821 Sarana Hunian di Borobudur

Muhammad Ridwan
Minggu, 15 Mei 2022 - 19:37 WIB
Arief Junianto
Sambut Waisak, Pemerintah Siapkan 821 Sarana Hunian di Borobudur Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (14/1/2022). - Harian Jogja/Nina Atmasari

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Menjelang perayaan Waisak, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyediakan 821 Sarana Hunian Pariwisata di Kawasan Candi Borobodur.

Direktur Jenderal Perumahan Iwan menjelaskan terdapat 821 rumah yang mendapat bantuan Sarhunta yang terdiri atas 382 di 15 desa berupa peningkatan kualitas rumah dengan fungsi homestay dan usaha pariwisata lainnya dan 439 unit di empat desa peningkatan kualitas rumah swadaya tanpa fungsi usaha.

BACA JUGA: Mau Berangkat Haji? Calon Jemaah Mesti Lunasi Biaya 20 Mei 2022

Iwan mengatakan, program Sarhunta merupakan rangkaian kegiatan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perumahan.

"Program ini bertujuan meningkatkan kualitas rumah menjadi lebih layak huni dan sekaligus mendorong perekonomian karena rumah bisa dimanfaatkan sebagai homestay bagi para wisatawan yang berkunjung," ujarnya dalam keterangan resminya, Minggu (15/5/2022).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan memasuki dua tahun masa pandemi Covid-19, sektor pariwisata yang sempat mati suri kini kembali bergeliat.

Pemerintah meyakini sektor pariwisata sebagai salah satu sektor strategis untuk mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

BACA JUGA: Elon Musk Temui Jokowi di SpaceX Pakai Kaus Seharga Rp400.000an

Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian PUPR terus mendukung melalui pembangunan infrastruktur, salah satunya adalah penyedian Sarhunta.

“Dalam tatanan normal baru untuk hidup berdamai dengan pandemi Covid-19, pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat adalah sektor pariwisata. Untuk itu, tidak ada kegiatan pembangunan infrastruktur pada lima KSPN/DSPS yang dihentikan,” ujar dia.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Duh, hingga September, Angka Demam Berdarah di Sleman Tembus 236 Kasus

Sleman
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 05:57 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement