Prabowo Percepat Revitalisasi 200 Museum dan Situs Budaya
Prabowo membahas percepatan revitalisasi lebih dari 200 museum dan situs budaya pada 2026, termasuk pembaruan narasi sejarah dan teknologi digital.
Maudy Ayunda./Sumber instagram Maudy Ayunda
Harianjogja.com, JAKARTA – Pemerintah secara resmi menunjuk Maudy Ayunda sebagai tim Juru Bicara (jubir) Pemerintah untuk pagelaran Presidensi G20 Indonesia.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G.Plate pun menjelaskan tugas dari pelantun Perahu Kertas tersebut sebagai juru bicara (jubir) Pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia.
"Saya ingin memperkenalkan Maudy Ayunda sebagai Jubir Pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia," katanya lewat kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (31/3/2022).
Maudy Ayunda terlahir dengan nama lengkap Ayunda Faza Maudya, di mana dirinya lahir di Jakarta, 19 Desember 1994 dari pasangan Didit Jasmedi R. Irawan dan Muren Murdjoko.
Sejak kecil Maudy memang telah hobi membaca. Adapun di bidang pendidikan dara ini menempuh pendidikan di Mentari Intercultural School, SMA British School Jakarta, bahkan setelah lulus dari jenjang menengah atas dirinya merantau ke Inggris untuk mengambil jurusan Politik, Filsafat, dan Ekonomi di University of Oxford.
Selanjutnya, setelah beberapa tahun berselang, warganet pun sempat dikejutkan akan unggahan Maudy Ayunda yang tengah gundah karena diterima di Harvard University dan Stanford University, dua perguruan tinggi terkenal di Amerika Serikat dan dunia.
Pada akhirnya dirinya memutuskan untuk memilih Stanford University dengan langsung memproleh dua gelar sekaligus, yaitu di bidang Administrasi Bisnis dan Pendidikan.
BACA JUGA: Jabatan Wali Kota Jogja & Bupati Kulonprogo Habis Tahun Ini, Ini Syarat PNS yang Menggantikan
Pelantun Perahu kertas ini dikenal sebagai aktris yang multitalenta, sebab selain beradu akting, alumni University of Oxford ini juga merangkap sebagai penyanyi, model, aktivis, hingga penulis.
Dia memulai karier di dunia hiburan saat membintangi film Untuk Rena pada tahun 2005 yang diproduksi oleh Miles Films. Namanya pun makin dikenal setelah membintangi film layar lebar Perahu Kertas pada 2012, Refrain (2013), hingga Habibie & Ainun 3 (2018).
Beralih ke dunia musik, dia juga telah merilis beberapa album, di antaranya \'Panggil Aku...\' pada 2011. Adapun lagu yang hits ketika itu berjudul \'Tiba Tiba Cinta Datang\'.
Selain itu, dirinya juga mengisi lagu dalam beberpa film yang pernah ia mainkan, di antaranya \'Perahu Kertas\', dan \'Kamu Kenangan - Original Soundtrack Habibie & Ainun\'.
Berbagai penghargaan juga tercatat kepada nama Maudy Ayunda. Satu yang terbaru dirinya masuk dalam kategori \'Forbes Asia 30 under 30\' pada Majalah Forbes Asia.
Maudy pun angkat bicara setelah ditunjuk sebagai jubir, di mana dirinya mengaku tak membutuhkan waktu lama untuk menerima pinangan menjadi Jubir Presidensi G20.
"Saya ingin sekali terlibat dalam momen bersejarah ini, karena momentum ini hanya ada 20 tahun sekali. Kalau kita tidak terlibat sekarang, kapan lagi?," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Prabowo membahas percepatan revitalisasi lebih dari 200 museum dan situs budaya pada 2026, termasuk pembaruan narasi sejarah dan teknologi digital.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
Borneo FC bermodal kemenangan 2-1 atas PSS Sleman jelang menghadapi PSIM Jogja pada pekan kedelapan Super League di Bantul.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Kemenhut menetapkan PT MAP dan PT GAP sebagai tersangka karhutla. Salah satunya merupakan perusahaan PMA asal Singapura.
KPK merespons kode RAMA dalam kasus Silmy Karim. Dalam dakwaan, disebut ada dugaan setoran Rp40 juta setiap pekan untuk seorang menteri.